Menu Content/Inhalt
Halaman Utama

Tajuk Rencana

Ahmad Nas Imam

Benarkah Boediono Melakukan Metaforfosis?

  Tampilnya Prof Dr Boediono sebagai calon wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono membuktikan betapa kukuhnya pendirian SBY dalam memilih pasangan chemistrinya. Hujan kritik -- bahkan ancaman perpecahan mitra koalisi -- yang menyertai deklarasi SBY Berbudi, tak sedikit pun menggoyahkan pendirian SBY.

Baca selengkapnya... 

Pojok

RSUD Purworejo kini dilengkapi dengan CT Scan (alat perekam kepala).

Andai saja alat itu bisa merekam isi otak para caleg...masyarakat akan lebih mudah memilih caleg yang amanah.

 

Google Search

Webpurworejonews.com

Iklan Ayam Pelung

 

 

 

 

Guru PAUD Sebaiknya Belajar Pramuka Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Kamis, 12 April 2012
PURWOREJO, Guru di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dihimbau untuk menambah kemampuan keterampilan melalui pelatihan kepramukaan. Dengan pelatihan itu diharapkan dapat membantu guru tersebut dalam mengasuh anak didik karena dalam kepramukaan diajarkan berbagai keterampilan termasuk pertolongan pertama pada kecelakaan (PPPK). Hal itu dikatakan Direktur Jendral (Dirjen) Pendidikan Anak Usia Dini Nonfornal Infornal (PAUDNI) Kementrian Pendidikan dan Kebudayan, Prof Dr Lydia Freyani Hawadi PSi, dalam acara dialog dengan dengan para penyelenggara SKB, PAUD, PKBM dan lembaga kursus. Dialog diselenggarakan di Pendopo rumah dinas Bupati, Selasa (10/4), dibuka Wakil Bupati Purworejo Suhar.

Dikemukakan bahwa Presiden telah melaunching Kepramukaan tahun 2010 lalu, demikian juga telah terbit peraturan tentang kepramukaan. Tujuannya untuk meningkatkan sumberdaya manusia (SDM). Diharapkan melalui pengelolaan SDM, lima tahun ke depan masyarakat Indonesia lebih maju dan bisa mensejajarkan diri dengan bangsa lain. Sebaliknya, tanpa pengelolaan SDM yang baik, akan terjadi kemunduran.

Di lingkungan Departemen Pendidikan sendiri, akan didirikan wadah kepramukaan satuan karya (Saka) “Bhakti Madya”. Para guru PAUD nantinya dihimbau untuk menambah ketrampilan melalui kepramukaan. “Siapa tahu nanti di sekolah ada anak yang pingsan. Lagi pula melalui pelatihan kepramukaan bisa mengenal obat-obatan,” katanya.
 
Mengenai akreditasi yang dipertanyakan peserta, ia mengatakan bahwa antara akreditasi kinerja dan lembaga pada PKBM sama pentingnya. Akreditasi kinerja akan bermuara pada prestasi. Sedangkan akreditasi lembaga bermuara pada sertifikasi.Pada kesempatan tersebut ia menyatakan bahwa memberikan apresiasi yang besar kepada para pengasuh di PAUD. Kendati dengan honor yang kecil, namun tetap melaksanakan tugasnya. Ia mengakui, saat ini masih banyak para pengasuh PAUD dengan kualifikasi pendidikan belum sarjana. Berbeda dengan guru SD yang mayoritas berpendidikan sarjana.*
 

Comments  

 
0 #1 luhkito 2012-05-07 19:31, 19:31
betul itu,anak sd aja semangat berangkat pramuka,masak guru paud gx bersemangat
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

< Sebelumnya   Selanjutnya >