Menu Content/Inhalt
Halaman Utama

Tajuk Rencana

Ahmad Nas Imam

Benarkah Boediono Melakukan Metaforfosis?

  Tampilnya Prof Dr Boediono sebagai calon wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono membuktikan betapa kukuhnya pendirian SBY dalam memilih pasangan chemistrinya. Hujan kritik -- bahkan ancaman perpecahan mitra koalisi -- yang menyertai deklarasi SBY Berbudi, tak sedikit pun menggoyahkan pendirian SBY.

Baca selengkapnya... 

Penyerahan Dana APBN Lewat Anggota DPR

Anggota Komisi V DPR RI Ir Bambang Sutrisno (Fraksi Partai Golkar) menyerahkan bantuan program pembangunan infrastruktur kepada petani di Purworejo, Minggu (10/6).
 
Wah..ini bisa dikategorikan politik uang. Soalnya Bambang juga nyaleg lagi untuk Pemilu 2014. 

Pojok

RSUD Purworejo kini dilengkapi dengan CT Scan (alat perekam kepala).

Andai saja alat itu bisa merekam isi otak para caleg...masyarakat akan lebih mudah memilih caleg yang amanah.

 

Google Search

Webpurworejonews.com

 

 

 

 

 

Sudah 60% Guru di Purworejo Lulus Sertifikasi Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Kamis, 05 April 2012
PURWOREJO, Sebanyak 1.048 guru di Kabupaten Purworejo dinyatakan lulus sertifikasi pendidik kuota 2011. Sertifikat kelulusan secara simbolis diserahkan wakil ketua Rayon 38 Rohadi kepada Plh Sekda Kabupaten Purworejo Drs Pram Prasetyo Achmad MM, mewakili Bupati Purworejo, Sabtu 31/3, di gedung olah raga (GOR) WR Supratman. Selanjutnya sertifikat diserahkan kepada para guru yang dinyatakan lulus. Kelulusan kuota 2011 berarti menambah jumlah guru yang sudah lulus sertifikasi di Kabupaten Purworejo. Sampai saat ini jumah guru yang telah bersertifikasi mencapai 60% atau sekitar 5.000 orang, dari total guru yang ada.
 

 
Drs Pram Prasetya Achmad mengungkapkan, guru memegang peranan penting dalam pendidikan, bahkan bisa dikatakan tanpa guru pendidikan tidak akan berjalan. “Menyadari betapa penting dan stratetisnya peran guru, pemerintah berupaya sekuat tenaga untuk meningkatkan kesejahteraan guru. Sertifikasi bukan semata-mata bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan guru," katanya.
 
Namun lebih luas dari itu yakni untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, yang dalam beberapa dekade terakhir ini dinilai mengalami keterpurukan.Menurutnya, profesi guru adalah profesi yang sangat mulia, sehingga bisa dikatakan bahwa menjadi guru adalah sebuah panggilan jiwa, dan harus memiliki prinsip belajar sepanjang hayat. Guru harus berusaha menjelmakan diri sebagai pribadi yang cerdas, pekerja keras, profesional, dan konsisten untuk menjadi teladan. Kalau mampu bersikap demikian, sertifikasi bukan sesuatu yang sulit bagi guru dan dengan sendirinya pasti akan bisa meningkatkan kualitas pendidikan.

Ditambahkan Kepala Dinas Pendidikan Bambang Ariyawan bahwa dari para guru yang belum lulus, akan mengulang lagi. Mereka mengikuti PLPG di LPTK Royon 38, meliputi Universitas Sanata Darma, Universitas Sarjana Wiyata, dan khusus guru penjaskes di Universitas Sebelas Maret.*


 

Add comment


Security code
Refresh

< Sebelumnya   Selanjutnya >