Menu Content/Inhalt
Halaman Utama arrow Politik arrow Hari Ini FPDIP Ajukan Surat Pemberhentian Angko Sebagai Wakil Ketua DPRD

Tajuk Rencana

Ahmad Nas Imam

Benarkah Boediono Melakukan Metaforfosis?

  Tampilnya Prof Dr Boediono sebagai calon wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono membuktikan betapa kukuhnya pendirian SBY dalam memilih pasangan chemistrinya. Hujan kritik -- bahkan ancaman perpecahan mitra koalisi -- yang menyertai deklarasi SBY Berbudi, tak sedikit pun menggoyahkan pendirian SBY.

Baca selengkapnya... 

Google Search

Webpurworejonews.com

Iklan Ayam Pelung

 

 

 

 

Hari Ini FPDIP Ajukan Surat Pemberhentian Angko Sebagai Wakil Ketua DPRD Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Rabu, 08 Februari 2012
Angko Setiyarso WidodoPURWOREJO, Buntut aksi walk out yang dilakukan sebagian besar anggota DPRD Kabupaten Purworejo dalam rapat paripurna Selasa (7/2) kemarin, menurut rencana hari ini Fraksi PDIP akan melayangkan surat pemberhentian Angko Setiyarso Widodo dari jabatan wakil ketua kepada piminan Dewan. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan pimpinan Dewan dengan para pimpinan fraksi menyusul deadlocknya rapat paripurna kemarin. Angko adalah anggota FPDIP yang oleh DPC PDIP telah diusulkan untuk diberhentikan dari jabatan wakil ketua.
Ketua DPC PDIP Kabupaten Purworejo Ir Luhur Pambudi MM kemarin siang langsung memerintahkan FPDIP untuk secepatnya menindaklanjuti rekomendasi pimpinan Dewan yang meminta Fraksi membuat surat kepada Pimpinan Dewan agar Badan Musyawarah (Bamus) mengagendakan pembahasan mengenai pemberhentian Angko.Direncanakan hari ini surat tersebut akan disampaikan kepada Pimpinan Dewan. 
 
Anggota Fraksi Patai Golkar Wiwik Setyo Waspodo yang ditemui pNews kemarin menjelaskan, fraksinya ikut melakukan walk out sebagai bentuk solidaritas dan protes terhadap sikap Bamus yang dinilai melampaui kewenangan yaitu mengambil keputusan untuk tidak menyepakati dijadwalkannya rapat paripurna DPRD mengenai pemberhentian Angko. Padahal seharusnya tugas Bamus hanya sebatas menyusun agenda rapat paripurna. Pendapat tersebut juga dibenarkan oleh anggota Dewan yang lain yang ikut meninggalkan ruang sidang kemarin.
 
Namun anggotaDewan dari PKS Thohari berpedapat berbeda. Thohari yang kemarin tidak ikut melakukan walk out berpendapat, masalahyang terjadi di Bamus tidak perlu dibawa dalam rapat paripurna apalagi sampai menunda penetapan Raperda. "Mestinya rapat paripurna kemarin tetap berjalan sesuai dengan rencana, karena ada beberapa Raperda yang akan ditetapkan. Raperda tersebut menyangkut kepentingan yang lebih luas," tegas Thohari.*
 

Add comment


Security code
Refresh

< Sebelumnya   Selanjutnya >