Menu Content/Inhalt
Halaman Utama arrow Kriminal arrow Komplotan Judi Liga Inggris Diringkus

Tajuk Rencana

Ahmad Nas Imam

Benarkah Boediono Melakukan Metaforfosis?

  Tampilnya Prof Dr Boediono sebagai calon wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono membuktikan betapa kukuhnya pendirian SBY dalam memilih pasangan chemistrinya. Hujan kritik -- bahkan ancaman perpecahan mitra koalisi -- yang menyertai deklarasi SBY Berbudi, tak sedikit pun menggoyahkan pendirian SBY.

Baca selengkapnya... 

Google Search

Webpurworejonews.com

Iklan Ayam Pelung

 

 

 

 

Komplotan Judi Liga Inggris Diringkus Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Ahmad Nas Imam   
Jumat, 16 Februari 2007

PURWOREJO, Satuan Reserse Polres Purworejo, Jawa Tengah, berhasil membongkar praktik perjudian dengan memanfaatkan siaran langsung pertandingan sepakbola Liga Inggris. Dalam kasus ini polisi menahan empat tersangka komplotan yaitu AH alias Yayan (35), Ir (47) warga Senepo Kutoarjo, Mj (370 warga Kemiri dan WW (36) warga Kemiri Kidul.

Kapolres Purworejo AKBP Drs Rusli Hedyaman melalui Kasat Reskrim AKP Gularso SH kepada pers Rabu (140 menjelaskan, omset judi Liga Inggris tersebut bisa mencapai Rp 50 juta semalam. Komplotan itu menggelar perjudian tiap Sabtu dan Minggu malam melalui pertandingan yang ditayangkan langsung melalui stasiun televisi Trans 7.

Terbongkarnya kasus itu berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa di Desa Kemiri Kidul Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo ada kegiatan perjudian bola. Mendapat laporan tersebut Kasat Serse AKP Gularso bersama anggotanya langsung menuju sebuah rumah yang diduga sebagai lokasi transaksi.

Polisi tidak salah. Di rumah Mj malam itu polisi mendapati WW yang diketahui sebagai pemasang. Dari Mj dan WW diperoleh keterangan bahwa rekap hasil pemasangan diserahkan kepada Ir yang kemudian disetorkan ke AH yang selama ini dikenal sebagai bos Toko Emas Kidang di Jalan Ahmad Yani Purworejo.

Menurut Gularso, modus operandi perjudian bola itu dinilai sangat rapi karena transaksi pembayaran dilakukan melalui transfer di BCA. Pemasang hanya menghubungi ke handphone tertentu dengan menyebut pilihan dan besar taruhan. Polisi menyita sebuah handphone sebagai barang bukti. *

 

Add comment


Security code
Refresh

< Sebelumnya   Selanjutnya >