Menu Content/Inhalt
Halaman Utama arrow Kriminal

Tajuk Rencana

Ahmad Nas Imam

Benarkah Boediono Melakukan Metaforfosis?

  Tampilnya Prof Dr Boediono sebagai calon wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono membuktikan betapa kukuhnya pendirian SBY dalam memilih pasangan chemistrinya. Hujan kritik -- bahkan ancaman perpecahan mitra koalisi -- yang menyertai deklarasi SBY Berbudi, tak sedikit pun menggoyahkan pendirian SBY.

Baca selengkapnya... 

Google Search

Webpurworejonews.com

Selamat atas Pelantikan Drs. Mahsun Zain sebagai Bupati Purworejo 2010 -2015

PEMILUKADA 2010 KAB. PURWOREJO

Pendaftaran Siswa Baru SMK PN-PN2 Purworejo


Tabung Gas Akper Pemkab Meledak, Satpam Luka Bakar Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Minggu, 25 April 2010
PURWOREJO, Tabung gas di dapur gedung Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten (Akper Pemkab) Purworejo, Minggu (25/4) siang sekitar pukul 13.00 meledak dan mencederai petugas Satpam, Mustofa (40). Korban mengalami luka bakar  serius di sekujur tubuhnya. Korban langsung dilarikan ke RS Purwa Huasada, tetapi kemudian dibawa ke RSUD Saras Husada Purworejo. Menurut keterangan, sebelum tabung gas meledak, Mustofa yang tinggal bersebelahan dengan gedung tempatnya bertugas, mencium bau gas dari arah dapur gedung Akper Pemkab. Mustofa yang masih mngenakan celana pendek langsung menuju ke arah sumber bau gas. Tetapi Mustofa lupa mematikan rokok lebih dulu. Dan nahas, ketika Mustofa sampai di dekat dapur, tabung meledak dan apinya menyambar sekujur tubuhnya.*
 
 
Diduga Depresi, Perangkat Bacok Kades dan Istrinya Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Sabtu, 24 April 2010

PURWOREJO, Kepala Desa (Kades) Munggangsari Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo, Pujiyanto (30), dan istrinya Widarti (22), kini dirawat di RS Palang Biru Kutoarjo akibat dibacok oleh G (47) anak buahnya. Baik korban maupun tersangka pelakunya sama-sama tinggal di Dusun II RT 3 RW 2 Desa Munggangsari. Tersangka sehari-hari bekerja sebagai kepala dusun II.

 
Kadiv Humas Mabes Polri: Pelaku Penembakan 2 Polisi Belum BIsa Disebutkan Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Senin, 12 April 2010
Irjen Pol Edward AritonangPURWOREJO, Kadiv Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Edward Aritonang mengatakan, Polri sedang menyelidiki kasus tersebut. "Dilakukan penyelidikan langsung dipimpin Kapolda Jateng, identitas pelaku atau kelompok belum bisa kita sebutkan, karena sangat terkait dengan penyelidikan," kata Edward dalam konferensi pers di Markas Besar Kepolisian, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (12 /4) siang.
 
Polisi Diminta Usut Tuntas Kasus Pembunuhan dua Polisi Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Minggu, 11 April 2010
PURWOREJO,  Kedua orang tua Briptu Iwan Eko Nugroho meminta polisi untuk mengusut tuntas misteri kematian anaknya saat bertugas di Pos Polisi Kentengrejo, Kecamatan Purwodadi, Purworejo, Jawa Tengah, bersama Bripka Wagino yang juga tewas. Orang tua Iwan saat ditemui usai pemakanan anaknya di pemakaman umum Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Purworejo, Minggu, meminta polisi segera membongkar misteri kematian anaknya itu. "Saya minta untuk diusut dan ditindaklanjuti. Kematian Iwan kehendak Allah, kami tidak bisa mengelakkannya," katanya.

 
Polisi Belum Temukan Motif dan Pelaku Pembunuhan Dua Polisi Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Minggu, 11 April 2010
JAKARTA, Jajaran keoplisian Resor Purworejo dan Polda Jawa Tengah hingga kini belum berhasil menemukan motif dan tersangka pembunuhan terhadap dua anggota Sabhara Polres Purworejo yang tewas di Pos Jaga Kentengrejo Kecamatan Purwodadi, Purworejo, Sabtu (10/4) lalu. Kepala Bidang Penerangan Umum, Divisi Hubungan Masyarakat, Mabes Polri, Komisaris Besar Zulkarnain menjelaskan, kedua anggota polisi yang terwas di Pos Jaga Kentengrejo Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Sabtu (10/4) pagi diketahui mengalami luka serius hingga meninggal di tempat. Briptu Eko tertembak di dada kiri yang menembus tengkuk bagian kanan. Sedang Bripka Wagino diduga ditembak tiga kali, masing-masing di lambung kanan menembus lambung kiri, bahu kiri, dan punggung. Akibatnya, kedua korban langsung meninggal di tempat.
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 9 dari 43