Menu Content/Inhalt
Halaman Utama arrow Ekonomi

Tajuk Rencana

Ahmad Nas Imam

Benarkah Boediono Melakukan Metaforfosis?

  Tampilnya Prof Dr Boediono sebagai calon wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono membuktikan betapa kukuhnya pendirian SBY dalam memilih pasangan chemistrinya. Hujan kritik -- bahkan ancaman perpecahan mitra koalisi -- yang menyertai deklarasi SBY Berbudi, tak sedikit pun menggoyahkan pendirian SBY.

Baca selengkapnya... 

Penyerahan Dana APBN Lewat Anggota DPR

Anggota Komisi V DPR RI Ir Bambang Sutrisno (Fraksi Partai Golkar) menyerahkan bantuan program pembangunan infrastruktur kepada petani di Purworejo, Minggu (10/6).
 
Wah..ini bisa dikategorikan politik uang. Soalnya Bambang juga nyaleg lagi untuk Pemilu 2014. 

Google Search

Webpurworejonews.com

 

 

 

 

 

Pantai Selatan Purworejo Diminati Investor dari Belanda Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Minggu, 06 Februari 2011
Bupati menerima calon investor dari BelandaPURWOREJO, Kawasan Pantai Selatan Purworejo diminati investor dari Belanda yang bernaung di bawah bendera Seven Seas, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perikanan. Perusahaan tersebut mensuplai ikan dan udang ke supermarket-supermarket di negara-negara Eropa dan Amerika. Para investor yang datang ke Purworejo yaitu Wouter van de groep, Wijnat va de groep, Gerrit Morgen, diterima Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain MAg, Selasa (1/2), di ruang kerjanya. Hadir mendampingi Bupati, Wakil Bupati Suhar, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ir Fatori, Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan Ir Sunoto, Kabag Humas Drs Joko Saptono.


 
Bupati : Penambangan Pasir Besi Pilihan Terakhir Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Senin, 24 Januari 2011
Drs H Mahsun ZainPURWOREJO,  Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain MAg menegaskan kembali bahwa penambangan pasir besi di pantai selatan Purworejo merupakan alternatif terakhir, yang hanya akan dilakukan apabila Purworejo benar-benar sudah tidak ada potensi lain yang bisa digali untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Hal itu karena berdasarkan pengalaman selama bertahun-tahun  PT Aneka Tambang (Antam) mengeksplorasi pasir besi di wilayah Purworejo, telah menimbulkan pro dan kontra. Di satu sisi, Kabupaten Purworejo menerima pemasukan PAD dari penambangan tersebut, yang nilainya memang relatif cukup besar. Namun di sisi lain, penambangan pasir besi juga telah memberikan kontribusi terhadap kerusakan lingkungan. Sehingga pendapatan yang diperoleh dari penambangan pasir besi tidak sebanding dengan kerusakan lingkungan yang ditimbulkannya.
 
"Mulus Rahayu" Kembangkan Usaha Ternak Ayam Pelung Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Rabu, 12 Januari 2011
H Martedjo bersama ayam-ayam pelung piaraannyaPURWOREJO, Dalam dunia usaha, membidik peluang bisnis yang menjanjikan tidaklah mudah. Selain jeli melkihat perkembangan pasar, seorang pengusaha juga harus sabar, tekun dan kerja keras. Itulah yang dikerjakan oleh H Martedjo (81) seorang pensiunan karyawan PT Perkebunan Jawa Barat yang mencoba mengembangkan usaha ternak ayam pelung di Kelurahan Doplang Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo. Memulai usahanya sekitar  7 bulan lalu, kini peternakannya telah berkembang cukup pesat di bawah naungan Usaha Peternakan Ayam Pelung"Mulus Rahayu" yang didirikannya.
 
Akan Dibangun Terminal Agribisnis di Krendetan Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Selasa, 11 Januari 2011
PURWOREJO, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah tahun 2011 ini berencana membangun Sub Terminal Agribisnis (STA) di Desa Krendetan Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo. Pemprov saat ini sedang menggelar lelang untuk pekerjaan tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Kasubid Produksi pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Purworejo Bambang Jati belum lama ini. Diungkapkan bahwa pembangunan STA tersebut merupakan tindak lanjut pengembangan kawasan Agropolitan Kecamatan Bagelen. STA di desa Krendetan tersebut nantinya akan menjadi pusat informasi, transaksi dan pelatihan.
 
Koperasi Bakal Bisa Mengikuti Lelang Barang dan Jasa Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Rabu, 22 Desember 2010
H Said RomadlonPURWOREJO, Plt Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Purworejo Drs H Said Romadlon menegaskan, koperasi memiliki masa depan yang cerah seiring rencana perubahan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Koperasi, serta pelaksaaan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010, tentang Pengadaan Barang dan jasa. Dimana koperasi mendapat peluang untuk ikut masuk dalam pengadaan barang dan jasa. “Sebenarnya ada lima lembaga atau badan usaha yang memiliki kedudukan yang sama, hanya modal dan pengelolaannya yang berbeda. Kelima lembaga tersebut yaitu CV, PT, Fa, Koperasi, dan yayasan. Dengan rencana diberlakukannya Perpres  No 54/2010, bisa dilakukan dengan pengadaan langsung.  Koperasi bisa masuk dan ikut bersaing dengan lembaga lainnya karena tidak melalui lelang,” katanya pada acara pembukaan diklat perkoperasian, bagi pengurus/pengelola koperasi, Selasa (22/12), di aula gedung Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Purworejo.
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 46 - 54 dari 132