social media button generator

 

GEBANG, Bupati Purworejo Agus Bastian bersama rombongan pejabat Pemda menginap di Desa Pelutan, Kecamatan Gebang, dalam program Bupati Tilik Desa, Rabu hingga Kamis (6-7/12). Rombongan bupati tiba di lokasi Rabu sore disambut oleh Kepala Desa Pelutan, Siti Rokhayah bersama Muspika Gebang, dan warga. Rombongan juga disuguhi berbagai pertunjukan seni lokal, seperti dolalak dan gambyong.

Beragam kegiatan digelar. Dimulai pada malam hari, bupati melakukan sarasehan dengan para tokoh masyarakat setempat. 

Sarsehan juga diisi dengan dialog interaktif seputar pertanian menghadirkan narasumber dari Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Purworejo. 

Selanjutnya pada pagi hari dilakukan tracking hutan pinus dan gerakan menanam kelapa. Suasana bupati tilik desa kian akrab dengan adanya jalan sehat diikuti ratusan warga dan siswa SDN Pelutan serta lomba mancing. 

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi diadakannya Gerakan Menanam Kelapa karena kita menyadari kelapa merupakan tanaman yang bisa tumbuh di seluruh tempat di Kabupaten Purworejo dan bisa dimanfaatkan semua bagiannya,” kata Bupati.

Diungkapkan bupati, belum lama ini dirinya bersama Pimpinan DPRD dan Sekda melakukan kunjungan kerja ke negara Hungaria dan Kroasia. Dari kunjungan tersebut, pihaknya jadi memahami bahwa di Hungaria tidak ada tanaman kelapa, tetapi mereka memerlukan komoditas kelapa berikut turunannya. 

Sementara kelapa di Kabupaten Purworejo sangat melimpah dan ada di hampir semua desa. 

“Oleh karena itu, kelapa merupakan salah satu potensi besar yang perlu kita kembangkan, agar nantinya bisa memenuhi permintaan pasar secara kontinyu,” ungkapnya. 

Terkait program Tilik Desa, bupati menyebut bahwa kegiatan tersebut merupakan media silaturahmi Bupati Purworejo beserta jajarannya ke desa-desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Purworejo. 

“Kegiatan yang diintegrasikan dengan program dan kegiatan di OPD ini, diharapkan juga menjadi daya ungkit percepatan pembangunan desa,” ungkapnya. 

Sementara itu, Kades Pelutan Siti Rokhayah menyatakan, kehadiran bupati menjadi titik tolak pengembangan ekonomi. Adanya dukungan penuh dari pemerintah melalui dinas-dinas terkait menumbuhkan semangat untuk menggarap segala potensi yang ada, khususnya sektor pertanian.

“Potensi unggulan kami di bidang pertanian cukup banyak, seperti kelapa, serai, kirut, dan jambu kristal. Untuk perikanan, sekitar 60 warga telah memiliki kolam dan kami punya produk unggulan keripik nila,” katanya.

Ke depan, seluruh kolam yang tersebar di sejumlah dusun akan dipetakan dan dikelola melalui Bumdes Srikandi yang saat ini masih dalam persiapan peluncuran.

“Bumdes sudah ada, tapi akan kita launching 1 April 2018. Termasuk kolam yang kita pakai lomba mancing sekarang ini akan kami kelola sebagai wisata desa melalui Bumdes,” jelasnya. (W5)

OPINI

  •  
    Oleh:  Atas S Danusubroto 
             
    PERATURAN DAERAH (Perda) Hari Jadi Kabupaten Purworejo No 9 Tahun 1994 dengan dasar primer Prasasti Kayu Arahiwang yakni tanggal 5 Oktober 901 M. Sesuai dengan Perda tersebut, kini usia Kabupaten Purworejo sudah 1.116 tahun dan sejak ditetapkannya Perda itu, kita sudah memperingati Hari Jadi Kabupaten Purworejo sebanyak 23 kali. Untuk menerbitkan Perda No 9 Tahun 1994  Panitia Perumus Hari Jadi Kabupaten Purworejo sudah bekerja selama dua tahun

    Read more...

 

SOSOK

Sekilas Purworejo


 

 

 


pengumuman didukcapil1

=============================================

 

Wisata

Iklan Kecik

Visitors

265420
TodayToday868
YesterdayYesterday1519
This_MonthThis_Month18788
All_DaysAll_Days265420