social media button generator

 

PURWOREJO, Sat Reskrim Polres Purworejo membekuk Wag alias Tlepong alias Ompong (44) warga Kampung Selis RT 03 RW 03 Kelurahan Baledono Kecamatan Purworejo, Kamis (30/11). Tlepong ditangkap karena diduga telah melakukan penipuan atau penggelapan sepeda motor milik Paino (43) warga Desa Kedung Pomahan Kulon Kecamatan Kemiri dan Subadar (49) warga Desa Kalitapas, Kecamatan Bener. 

"Tersangka merupakan residivis dan sudah pernah dihukum,"kata Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Kholid Mawardi, SH, Selasa (5/12).

Dijelaskan, penipuan terhadap Paino terjadi pada Selasa (7/11), berawal sekitar pukul 09.10 WIB tersangka datang mengaku bernama Johan, kenalan satu sel di Rutan Purworejo.  

Tlepong mengajak Paino untuk menagih hutang di Desa Kerep Kecamatan Kemiri dengan berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha Yupiter Z nopol AA 6013 AL milik Paino. 

"Saat berboncengan tersangka berada didepan dan Paino di belakang, "kata AKP Kholid Mawardi. 

Sampai di Pasar Kemiri korban diturunkan dan disuruh menunggu. Tersangka beralasan rumah orang yang mau ditagih sudah dekat dan hanya sekitar 10 menit. 

Namun setelah 10 menit tersangka tidak kembali dan saat dihubungi lewat HP sudah tidak aktif. Akibat kejadian itu korban menderita kergian sekitar Rp 8 juta. 

Sementara yang menimpa Subadar terjadi Senin (13/11) sekitar pukul 09.00 WIB. Bermula korban sedang bekerja bangunan membuat jembatan di Desa Kalitapas Kecamatan Bener. 

Saat itu datang tersangka dan meminta diantar ke rumahnya di Desa Penungkulan Kecamatan Gebang dan akan dibayar Rp 200 ribu. Korban setuju kemudian berboncengan menuju Desa Penungkulan menggunakan sepeda motor Honda Supra nopol AA 3772 PC. 

Tapi setelah tiba di Desa Penungkulan rumah kosong, korban kemudian diminta mengantarkan ke rumah adik tersangka yang berada di Desa Trirejo, Kecamatan Loano. Namun setelah sampai ternyata rumah juga kosong. 

Tersangka kemudian mengatakan rumah adiknya ada dua dan meminjam sepeda motor korban untuk melihat rumah keduanya yang katanya tidak jauh dan korban disuruh menunggu. 

"Namun setelah ditunggu sekitar 30 menit tersangka dan sepeda motor korban tidak kembali, "kata Kasat Reskrim. Akibat kejadian itu korban menderita kerugian sebesar Rp 5 juta. 

Menurut AKP Kholid Mawardi, atas perbuatannya tersangka disangkakan pasal 378 KUHP dan pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. Barang bukti yang diamankan 17 unit sepeda motor berbagai merk. 

Dalam kesempatan itu dilakukan penyerahan sepeda motor milik Paino dan Subadar dengan status bon pinjam. Paino dan Subadar mengaku sangat senang dan berterimakasih kepada polisi yang sudah menangkap pelaku sehingga sepeda motornya kembali. 

"Kami bersyukur dan berterimakasih sekali kepada pak polisi yang sudah berhasil menangkap pelakunya, "kata Subadar. (W5)

OPINI

  •  
    Oleh:  Atas S Danusubroto 
             
    PERATURAN DAERAH (Perda) Hari Jadi Kabupaten Purworejo No 9 Tahun 1994 dengan dasar primer Prasasti Kayu Arahiwang yakni tanggal 5 Oktober 901 M. Sesuai dengan Perda tersebut, kini usia Kabupaten Purworejo sudah 1.116 tahun dan sejak ditetapkannya Perda itu, kita sudah memperingati Hari Jadi Kabupaten Purworejo sebanyak 23 kali. Untuk menerbitkan Perda No 9 Tahun 1994  Panitia Perumus Hari Jadi Kabupaten Purworejo sudah bekerja selama dua tahun

    Read more...

 

SOSOK

Sekilas Purworejo


 

 

 


pengumuman didukcapil1

=============================================

 

Wisata

Iklan Kecik

Visitors

265419
TodayToday867
YesterdayYesterday1519
This_MonthThis_Month18787
All_DaysAll_Days265419