social media button generator

 

LOANO, Marsih, ibu Sri Iswanti, korban pembunuhan di Pantai Glagah, Kulonprogo, baru mengetahui anak gadisnya tewas setelah pihak desa dan petugas kepolisian mendatangi rumahnya untuk menginformasikan kejadian yang menimpa Sri Iswanti, Kamis (11/1) pagi.

Seperti diketahui, Sri Iswanti ditemukan tewas di sebuah sumur di Pantai Glagah, Temon, Kulonprogo, Kamis (11/1) dinihari. Gadis yang berprofesi sebagai pemandu lagu di sebuah tempat karaoke itu diduga korban pembunuhan.

Saat ditemui di rumahnya, Dusun Kesambi, Desa Loano, Kecamatan Loano, Marsih mengaku baru tahu kejadian yang menimpa anaknya dari pihak desa dan polisi. 

Menurut Marsih, korban meninggalkan rumah pada Selasa (9/1) sore. Saat itu korban berpamitan hendak ke tempat kosnya di Banyuurip. Rabu malam, korban yang berstatus mahasiswi tersebut sempat menghubungi keluarganya melalui hand phone. 

"Kalau mamak mau ke tempat simbah besok saya pulang terus tak anterin. Kalau mamak mau nginep tempat simbah juga nggak papa," tutur Marsih menirukan pesan korban ketika menghubungi pada Rabu malam. 

Marsih menuturkan, Selasa (9/1) korban pulang, lalu pada pukul 17.30 WIB berpamitan mau pergi ke tempat kosnya di Desa Boro Kulon, Kecamatan Banyuurip. 

"Kalau ngakunya di bekerja di tempat karaoke Jenar, Purwodadi," tutur Marsih. 

Menurut Marsih, anak kesayangannya itu baru sekitar dua bulan bekerja sebagai pemandu lagu. Sebelumya, setelah lulus SMA dua tahun lalu, anaknya bekerja sebagai pelayan toko di Purworejo.

Lanjut Marsih, dirinya tidak mengetahui jika anaknya mempunyai masalah dengan orang lain hingga menyebabkan nyawanya melayang.

"Anaknya baik, setahu saya nggak pernah punya masalah dengan siapapun. Saya heran dan nggak percaya kok ada orang yang tega membunuh anak saya," tutur Marsih dengan berlinang air mata. (W5)

OPINI

  •  
    Oleh:  Atas S Danusubroto 
             
    PERATURAN DAERAH (Perda) Hari Jadi Kabupaten Purworejo No 9 Tahun 1994 dengan dasar primer Prasasti Kayu Arahiwang yakni tanggal 5 Oktober 901 M. Sesuai dengan Perda tersebut, kini usia Kabupaten Purworejo sudah 1.116 tahun dan sejak ditetapkannya Perda itu, kita sudah memperingati Hari Jadi Kabupaten Purworejo sebanyak 23 kali. Untuk menerbitkan Perda No 9 Tahun 1994  Panitia Perumus Hari Jadi Kabupaten Purworejo sudah bekerja selama dua tahun

    Read more...

 

SOSOK

Sekilas Purworejo


 

 

 


pengumuman didukcapil1

=============================================

 

Wisata

Iklan Kecik

Visitors

337431
TodayToday254
YesterdayYesterday2039
This_MonthThis_Month45008
All_DaysAll_Days337431