Digelar dalam Suasana Pandemi, Milad ke-7 SMK Kesehatan Purworejo Tetap Meriah

PURWOREJO, Ada yang berbeda pada gelaran milad SMK Kesehatan Purworejo, Senin (1/2). Tahun ini, di ulang tahunnya yang ke-7 SMK Kesehatan Purworejo menggelar tasyakuran milad sekaligus perayaan isra’ miraj dalam suasana pandemi. Meskipun digelar dengan suasana berbeda, tidak mengurangi kemeriahan dan keceriaan siswa-siswi dalam merayakan ulang tahun sekolahnya.

Berbeda dengan Tahun lalu, peringatan milad SMK Kesehatan Purworejo kali ini hanya dihadiri oleh perwakilan siswa-siswi kelas X dan XI, para guru, Ketua Yayasan Bina Tani Bagelen Ir Ari Tyasadi dan perwakilan kepala SMA/SMK di bawah binaan Yayasan Bina Tani Bagelen. 

SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, S.Sos, M.Pd mengatakan bahwa milad kali ini tema yang diangkat adalah Berkreasi, Berinovasi, Berprestasi di Masa Pandemi.

Tampilan hiburan musik dikemas secara prokes

“Dengan mengangkat tema ini, harapannya seluruh civitas akademika SMK Kesehatan Purworejo tetap berkreasi dan berinovasi memajukan sekolah, tidak boleh mlempem dengan adanya kondisi pandemi seperti sekarang ini”, lanjut Nuryadin.

Perjalanan usia 7 tahun, imbuhnya, ibarat anak manusia sedang lucu-lucunya. Tentu ke depan SMK Kesehatan Purworejo akan terus tumbuh menjadi sekolah yang penuh dengan kreasi dan inovasi dan menghasilkan bibit-bibit unggul yang berguna untuk nusa dan bangsa. 

Nuryadin juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang sampai hari ini ikut berkontribusi dalam membangun sekolah tercinta ini. Khususnya, kepada pengelola Yayasan Bina Tani Bagelen yang memberikan ruang untuk sekolah mengembangkan sayapnya hingga mendapat akreditasi A.

Peserta acara milad duduk lesehan

Bersamaan dengan itu, perayaan isra’ miraj juga diselenggarakan membalut suasana milad SMK Kesehatan. Tausiyah yang disampaikan oleh  ustadz Daimurahman, SH.I, M.Pd menyejukkan hati para siswa-siswi SMK Kesehtan Purworejo.

Acara tasyakuran tersebut juga menampilkan berbagai penampilan karya siswa-siswi dan guru SMK Kesehatan Purworejo, seperti grup Saka Akustik, paduan suara, dan penampilan video dari guru SMK Kesehatan Devi Cahyanti dengan singlenya Godhong Langit.  

Itu semua merupakan wujud sinergi positif yang dihasilkan oleh siswa dan guru dalam rangka memajukan SMK Kesehatan Purworejo.

Nuryadin berpesan kepada seluruh siswa dan para guru untuk terus berkreasi dan berinovasi dalam rangka memajukan sekolah. 

“Dengan momen ini mari bersama sama kita jadikan SMK Kesehatan Purworejo mencetak insan-insan yang berdaya saing global,” pungkasnya. (AR)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *