Berprestasi di Ajang KSN, Nabila Dapat Kehormatan Dikalungi Medali Emas oleh Bupati

PURWOREJO, Nabila Talitha Sari, siswi kelas IX A SMP Negeri 2 Purworejo, Rabu (20/20) mendapat kehormatan dikalungi medali emas oleh Bupati Purworejo RH Agus Bastian, SE, MM. Medali itu diraih Nabila atas prestasinya menduduki peringkat kelima pada ajang Kompetisi Sains Nasional (KSN) tahun 2020 tingkat SMP untuk mata pelajaran (mapel) IPS.

Pengalungan medali dilakukan di Ruang Bupati, disaksikan pula oleh Kepala Dindikpora Sukmo Widi Harwanto, SH, MM, Kabag Humas dan Protokol Setda Rita Purnama, SSTP, MM, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Purworejo Yosiyanti Wahyuningtyas, M.Pd, sang ayah Andi Handogo dan guru pendamping.

Bupati menyampaikan selamat kepada Nabila yang telah meraih medali emas KSN 2020. Bupati berharap Nabila dapat semakin lebih baik dan dapat mempertahankan prestasi yang telah diraih.

“Pemkab selalu memberikan dukungan terhadap majunya dunia pendidikan di Purworejo. Mudah-mudahan apa yang telah diraih Nabila dapat menjadi contoh bagi pelajar lainnya,” kata Bupati. 

Sementara itu Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Purworejo Yosiyanti Wahyuningtyas, M.Pd menjelaskan, bulan November lalu melalui pengumuman yang disampaikan secara zoom meeting, Nabila sukses berada di peringkat kelima peraih medali emas pada ajang KSN tahun 2020 tingkat SMP mapel IPS.

Nabila foto bersama Bupati

Secara nasional, kata Yosi, medali emas untuk masing-masing mapel yang dilombakan dalam KSN diambil peringkat 1 hingga 10. Prestasi yang diraih Nabila telah menambah daftar panjang prestasi yang diraih SMP N 2 Purworejo selama ini.

“Kami sangat bangga Nabila bisa membawa nama baik sekolah. Harapan ke depan SMP Negeri 2 Purworejo akan banyak menghasilkan siswa-siswi berprestasi  baik ditingkat kabupaten, provinsi bahkan sampai tingkat nasional,” ujar Yosiyanti.

Di sisi lain Nabila mengaku telah lama melakukan persiapan matang untuk mengikuti lomba yang sebenarnya telah dimulai pada bulan Maret 2020. Namun karena pandemi, pelaksanaan lomba diundur pada bulan September-November 2020.

“Karena lomba dilakukan secara daring, jadi banyak kendala teknis yang dihadapi. Jika ke depan lomba tetap melalui daring, mudah-mudahan sistemnya dapat diperbaiki agar lebih memadai dalam mengikuti lomba ditingkat nasional,” tutur Nabila.

Nabila juga sempat memberikan pesan kepada siswa-siswi lainnya agar tidak mudah lelah untuk terus belajar. 

“Jangan mudah menyerah karena kondisi pandemi saat ini. Kita tetap dapat berprestasi di rumah,” imbuh Nabila. (Nas)

Tinggalkan Balasan