Wabup Pantau Pelaksanaan Ujian Nasional SMP/MTs: Hari Pertama Lancar

PURWOREJO, Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti, SH, memantau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) serentak tingkat SMP/MTs di sejumlah sekolah, Senin (23/4) sore. Wabup didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Purworejo Dr Akhmad Kasinu, M.Pd, Sekdin Dikpora Sri Wulandari, SIP, dan Kabag Pembangunan Setda Bambang Sadyanto Raharjo, SH.

Wabup memantau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMPN 5, SMPN 12, dan di SMPN 10. Juga memantau UNBK SMPN 10 yang dilaksanakan di SMK Sawunggalih Kutoarjo.

Kepada wartawan Yuli Hastuti menyatakan apresiasinya kepada Dinas Dikpora yang telah menyiapkan pelaksanaan ujian nasional baik ujian kertas maupun UNBK. Termasuk persiapan antisipasi ketika terjadi listrik mati, dengan mennyiapkan genset.

“Sedangkan mundurnya jam pelaksanaan UNBK pada sesi pertama, dikarenakan teknis dari pusat dan terjadi di seluruh Indonesia,” kata Yuli Hastuti.

Wabup juga mengingatkan, agar semua sekolah mengutamakan suksesnya program Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajardikdas) 9 tahun. Artinya semua peserta harus bisa dan wajib mengikuti ujian nasional. Harapannya di Kabupaten Purworejo tidak ada anak yang putus sekolah.

“Saya optimistis ujian nasional tahun ini bisa berhasil. Apalagi anak-anak sekarang pinter-pinter, karena mendapatkan pendidikan pelajaran tidak hanya dari sekolah, namun juga dari berbagai media belajar yang lain,” harap Yuli Hastuti.

Sementara itu Akhmad Kasinu menjelaskan, jumlah peserta UN se Kabupaten Purworejo tahun ini sebanyak 11.615 murid, 7.404 diantaranya peserta UNBK.

Sedangkan pelaksanaan UNBK di 41 sekolah, terdiri atas 30 sekolah mandiri dan 11 masih nunut di SMA/ SMK. Pelaksanaan UN selama 4 hari dimulai hari ini sampai Kamis (26/4).

“Pelaksanaan ujian hari ini lancar. Sedangkan listrik padam yang terjadi di SMPN 2 Purworejo tidak masalah karena sudah disiapkan genset,”jelas Kasinu.

Menurut Kasinu, pelaksanaan UN tahun depan semua sekolah SMP MTs negeri swasta sudah bisa mengikuti UNBK, dengan membagi 6 sesi,,” jelas Kasinu. (Nas)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *