UMK Purworejo Tahun 2021 Diusulkan Naik Jadi Rp 1.905.400

PURWOREJO, Dewan Pengupahan Kabupaten Purworejo akhirnya mengusulkan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tahun 2021 naik 3,27 persen dari UMK 2020 sehingga menjadi Rp 1.905.400. Usulan tersebut akan segera diajukan ke Gubernur Jateng untuk ditetapkan.

Wakil Ketua Dewan Pengupahan M Taufik, MT, saat audiensi dengan Pjs Bupati Purworejo Ir Yuni Astuti, MA, di Ruang Bagelen, Rabu (11/11), menjelaskan, ada beberapa pertimbangan dalam menentukan besaran UMK. Namun akhirnya disepakati untuk mengambil opsi sesuai Surat Gubernur Jawa Tengah mendasari PP Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Menanggapi hal itu, Pjs Bupati Purworejo Ir Yuni Astuti, MA  mengapresiasi upaya Dewan Pengupahan yang pada tanggal 9 November lalu sudah menghasilkan kesepakatan usulan UMK, dengan cara yang baik tanpa ada gejolak. 

“Saya sampaikan terimakasih karena masing-masing wakil entitas dari pekerja, pengusaha dan pemerintah sudah menemukan kata sepakat,” katanya. 

Suasana audiensi Pjs Bupati dan Dewan Pengupahan

Menurut Yuni Astuti, semua ini menunjukkan bahwa pemerintah sebagai komunikator dan fasilitator berhasil membawa situasi yang diinginkan bersama. 

“Pertimbangan untuk memilih opsi juga mencerminkan rasionalitas dan empati, baik dari SPSI maupun Apindo,” ungkapnya. 

Ia berharap masing-masing pihak bisa menyampaikan dengan baik hasil kesepakatan ini pada jajarannya masing-masing. “Mudah-mudahan semua bisa menjaga situasi, sehingga bisa dilaksanakan dengan baik di tahun 2021,” harapnya. 

Sedangkan bagi yang ingin menyatakan pendapat, ia minta agar disalurkan melalui saluran yang benar dan efektif. “Mudah-mudahan semua bisa menerima, tapi kan mungkin saja ada pendapat lain yang tidak sesuai dengan pendapat kita,” katanya mengingatkan. (Nas)

Tinggalkan Balasan