Tinjau Pembangunan Bendungan Bener, Pjs Bupati: Meski Terlambat, tapi On the Track

BENER, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Purworejo Ir Yuni Astuti, MA meninjau progress (kemajuan) pembangunan Paket 1 Bendungan Bener di Desa Kemiri, Kecamatan Gebang, Rabu (11/11). Kedatangan Pjs Bupati ingin memastikan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) itu berjalan sesuai rencana.

“Saya melihat sudah ada perkembangan yang bagus di lapangan. Mungkin ada sedikit keterlambatan, tetapi menurut saya masih on the track. Dari sisi kanan pembangunan Bendungan Bener, saya lihat jalan masuknya sudah tidak ada masalah,” katanya usai meninjau titik tertinggi melihat Bendungan Bener.

Turut mendampingi Sekda Drs Said Romadhon, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Drs Boedi Hardjono, Kadin PUPR Suranto, S.Sos, MPA dan Kabag Humas dan Protokol Setda Rita Purnama, SSTP, MM.

Yuni Astuti berharap masyarakat sekitar Bendungan Bener saling bekerjasama dengan pelaksana proyek agar dapat mempercepat pembangunan proyek PSN itu.

Pjs Bupati Purworejo Ir Yuni Astuti, MA melihat progress pengerjaan Paket 1 proyek Bendungan Bener

“Kalau komunikasi terus dilakukan, saya kira percepatannya akan bisa dilakukan untuk mengejar sedikit keterlambatan. Ke depan saya berharap PT Brantas Abipraya, PT Pembangunan Perumahan dan PT Waskita Karya akan bisa melakukan komunikasi yang intens dengan masyarakat, Pemkab Purworejo, BBWS dan BPN,” imbuhnya.

Sementara itu, Project Manager PT Brantas Abipraya (Persero) Rakhmad Cahyana menjelaskan, pihaknya saat ini sedang mengerjakan paket 1 yakni pembuatan akses jalan dan terowongan.

Dikatakan Rakhmad, hingga saat ini progres pengerjaan paket 1 baru mencapai 6 persen. Angka ini masih jauh dari taget, yang seharusnya telah mencapai 15 persen.

Masalah pembebasan lahan masih menjadi faktor utama keterlambatan, sehingga pihaknya belum bisa bekerja secara maksimal. Untuk saat ini, pihaknya hanya dapat bekerja pada area yang telah disewa. 

“Harapan kami, target dari BBWS bulan Desember ini seluruh lahan pada paket 1 sudah bebas, dapat terealisasi. Sehingga kami bisa bekerja lebih maksimal,” kata Rakhmad. (Nas)

Tinggalkan Balasan