Swalayan Laris Dituding Jadi Sumber Kemacetan, Sekda: Sudah Berkali-kali Diperingatkan

PURWOREJO, Ketiadaan lahan parkir di Swalayan Laris yang berada di Jalan KHA Dahlan 150 Purworejo dikeluhkan masyarakat karena menjadi sumber kemacetan, khususnya saat hari libur atau menjelang lebaran.

“Kalau hari-hari biasa memang tidak terlalu berdampak. Tapi coba kalau saat hari libur atau menjelang lebaran, banyak mobil terparkit di pinggir jalan dan pengendara lain sulit melintas,” kata Eko (31), warga Banyuurip, saat melintasi Swalayan Laris, Senin (16/4).

Hal senada disampaikan Kelik, Ketua Relawan Jalanan Purworejo. Menurutnya, tempat parkir roda dua dan roda empat di pinggir jalan raya dengan intensitas pengunjung yang tinggi sangat mengganggu lalu lintas.

“Menurut kami pemerintah harus bertindak, karena kalau saat lebaran itu sangat mengganggu lalu lintas,” tandasnya.

Sudah Diperingatkan Berkali-kali

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupataen Purworejo, Drs Said Romadhon, saat dikonfirmasi menegaskan, pihaknya sudah berkali-kali memberikan peringatan. Namun tidak pernah diindahkan.

“Sudah kita peringatkan sejak pendiriannya dan janjinya mau menyediakan,” terangnya saat ditemui di ruang Banggar DPRD Purworejo, belum, lama ini.

Said menjelaskan, pada saat pihak Swalayan Laris mengajukan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), salah satu syarat yang harus dipenuhi yakni tersedianya lahan parkir.

“Sejak IMB dikeluarkan mereka sanggup menyediakan lahan parkir. Namun, hingga sekarang belum juga menyediakan” jelasnya.

Menyikapi keluhan masyarakat yang beredar luas, pemerintah berencana akan mengambil tindakan. Namun, penindakan tersebut merupakan kewenangan Satpol PP.

“Ada prosedurnya, kalau penindakan nantinya dinas terkait yang akan melakukan. Kita berharap Laris segera menyediakan lahan parkir,” tegasnya.

Sementara itu, Manajemen Laris Purworejo dan Kutoarjo, Sis, saat dikonfirmasi mengatakan, sejak awal pihaknya sudah merencanakan membangun kantong parkir. Namun, hal itu belum terealisasi mengingat sulitnya mencari lahan di lokasi tersebut.

“Masalah parkir ini akan kami sampaikan ke owner,” katanya, Jumat (13/4).

Kendati masih memakai tepian jalan sebagai lahan parkir, Sis menampik tudingan kemacetan disebabkan tidak adanya lahan parkir di Swalayan Laris. Menurutnya kemacetan itu bersumber dari lalu lintas arah sebelumnya.

“Dan itu sebenarnya awal sebab kemacetan bukan dari kita kok, kalau dari arah sebelumnya lancar ya parkiran lancar aja. Kita kan hanya masuk kiri parkir motor dan jarang mobil parkir disitu,” kilahnya. (W5)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *