Songsong Panen Padi, Warga RW 01 dan RW 02 Kledung Karangdalem Gelar Festival Layangan

BANYUURIP, Menyongsong musim panen padi kali ini, warga RW 01 dan RW 02 Kelurahan Kledung Karangdalem, Kecamatan Banyuurip, menggelar festival layang-layang bertajuk Ngunduh Layangan Bareng, Minggu (13/9) sore. Kompetisi layangan itu digelar di sepanjang jalan cor yang baru selesai dikerjakan yang berada di sekitar area persawahan milik warga.

Tak pelak acara itu menjadi hiburan tersendiri bagi seluruh warga, pria dan wanita dari anak-anak hingga orang tua. Sejak sore menjelang, puluhan layang-layang aneka bentuk dan ukuran diterbangkan bersamaan.

Ada yang berbentuk ikan, kubus, burung, tokoh kartun, dan aneka bentuk kreasi lain, semuanya secara harmoni meliuk-liuk diterpa angin sore.

Paguyuban Layangan Gemuling yang dipimpin Istingal Aji menyebut, ada 41 layangan yang mengikuti lomba layangan tingkat kelurahan itu.

Dari 41 peserta, diambil enam peserta terbaik yang diberi hadiah berupa uang pembinaan. Selain itu seluruh peserta juga diberi doorprize.

“Seluruh hadiah dan doorprize, termasuk biaya penyelenggaraan merupakan sumbangan dari warga secara getok tular,” tutur Aji.

Pemenang menerima hadiah

Menurutnya, selain sebagai ekspresi kegembiraan warga menyambut musim panen padi, festival layangan itu juga sebagai ajang kreativitas warga.

Meski demikian, baik peserta maupun penonton diwajibkan mematuhi protokol kesehatan yakni tetap memakai masker dan
tidak berkerumun.

“Alhamdulillah, kegiatan ini dilakukan di ruang terbuka dan luas sehingga kami bisa tetap menjaga jarak satu sama lain,” jelas Aji.

Layaknya lomba profesional, festival layang-layang kali ini juga menghadirkan juri untuk melakukan penilaian, yakni aspek kreasi dan keindahan terbang. Salah satu juri yakni Kepala Desa Pamriyan Kecamatan Pituruh yang tinggal di RW 02 Budi Susilo menyebut, dirinya dengan senang hati menjadi juri layang-layang karena sekaligus menjadi ajang untuk dirinya berbaur dan bersilaturahmi dengan warga sekitar.

Juri lainnya yang juga tokoh masyarakat setempat, Retno Waluyo mengaku, banyak kreativitas ditampilkan peserta.

“Layang-layang seperti itu zaman dulu banyak kita lihat, tapi sekarang bisa dikatakan sudah punah. Bersyukur masyarakat di sini masih melestarikan tradisi yang melekat dengan musim tanam padi di jaman dulu,” ungkapnya.

Adapun juaranya adalah sbb: Juara 1 Kaslan RT 04 RW 02, Juara 2 Windarto RT 02 RW 02, Juara 3 Janu RT 02 RW 02, Harapan 1 Raya RT 02 RW 02,
Haoan 2 Yadi RT 02 RW 02,
Harapan 3 Chaka Ajna Aiman RT 02 RW 02.

Pada akhir acara, warga juga dihibur sekelompok pemuda dengan penerbangan layang-layang naga sepanjang belasan meter. (Dia)

Tinggalkan Balasan