SMK Kesehatan Buka Kelas Unggulan untuk Program Magang di Jepang

PURWOREJO, Langkah progresif dilakukan SMK Kesehatan Purworejo dengan membuka kelas unggulan untuk magang dan bekerja di Jepang. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan antara SMK Kesehatan dengan LPK Kansha Indonesia Center Purworejo, Selasa (26/1) di sekolah setempat.

“Tantangan komitmen sebagai sekolah unggulan yang memiliki jenjang akreditasi A dan juga tantangan globalisasi membuat kami bertekad untuk membuka kelas unggulan ini. Target awal satu kelas berisi 36 siswa yang saat ini duduk di kelas X. Mereka adalah siswa yang betul-betul berminat sesuai dengan hasil wawancara saat mendaftar ke sini,” ucap Kepala SMK Kesehatan Nuryadin, M.Pd.

Adapun siswa kelas XI dan XII tetap diberi kesempatan, dengan syarat harus mengikuti pelatihan selama tiga bulan sebelum berangkat ke Jepang.

Mereka, lanjut Nuryadin, akan mendapatkan tiga muatan kurikulum nasional berisi Bahasa Jepang, Budaya Jepang, dan Karakter Jepang.

“Kami juga berharap nantinya akan dapat melakukan MoU dengan pemerintah Jepang yang akan meninjau kesiapan uji kompetensinya,” lanjut Nuryadin.

Peserta sosialisasi program kelas unggulan

Dari lulusan tiap tahun sekitar 150 siswa, Nuryadin berharap sekitar 20% atau 30 siswa dapat mengikuti program prestisius tersebut pada tahun ini.

Nuryadin juga menjelaskan kemudahan akses ke Jepang seiring dengan dibukanya bandara YIA. Selain itu juga keuntungan finansial yang akan diperoleh siswa bila mengikuti program tersebut.

Selain memotivasi siswa, dalam acara yang diikuti guru dan siswa itu, pimpinan LPK Kansha Indonesia Center Wasino, juga memberi gambaran keuntungan yang diperoleh siswa bila mengikuti program tersebut.

“Dengan biaya sekitar Rp 15 juta untuk berangkat, dalam jangka waktu enam bulan mengikuti program magang di Jepang, siswa bisa membawa uang sekitar Rp 60 juta. Selain itu juga sudah mendapatkan link untuk kembali bekerja di sana”.

Baik Nuryadin maupun Wasino menekankan agar siswa dapat berkompetisi dengan pesaing lain baik di dalam maupun luar negeri. Keduanya memotivasi siswa agar mau belajar dan bekerja keras untuk dapat meraih cita-cita tersebut. (Dia)

Tinggalkan Balasan