Sesuai RPJMD, Tahun Depan Purworejo Memasuki Tahap Smart Village

PURWOREJO, Bupati Purworejo H Agus Bastian, SE, MM menegaskan, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, tahun depan Purworejo masuk ke tahap smart village (desa pintar). Dalam konsep smart village, penguatan UMKM dan BUMDes disinergikan dengan pemanfaatan kemajuan teknologi, seperti showroom UMKM virtual dan sejenisnya.

“Ke depan UMKM dan BUMDes harus memiliki daya saing untuk mendorong perekonomian daerah Kabupaten Purworejo secara menyeluruh,” tandas Bupati dalam forum dengar arpirasi masyarakat atau Ciritical Voice Point (CVP) yang dilakukan secara virtual, Rabu (16/9). CVP periode September mengambil tema Ekonomi Kreatif dan Peluang UMKM dan BUMDes di Era Pandemi.

Menurutnya, pembentukan kluster UMKM guna penguatan UMKM se Kabupaten Purworejo juga perlu segera dioptimalkan. Usulan pembuatan ruang kreatif untuk menampung ide-ide kreatif UMKM juga perlu didukung guna percepatan ekonomi kreatif di Purworejo.

Dijelaskan, koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM), Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan bidang usaha yang terimbas Pandemi Covid-19, dan berdampak pada perekonomian daerah.

H Agus Bastian, jangan jadi penonton

Oleh karena itu, kata Bupati, Pemerintah Kabupaten Purworejo terus melakukan berbagai upaya untuk mendorong perekonomian daerah dengan penguatan ekonomi lokal melalui UKM, UMKM, Koperasi dan BUMDes di tiap desa/kelurahan.

“Kebijakan pro UMKM juga telah kita lakukan. Seperti mewajibkan ASN menggunakan batik Purworejo dan edaran ASN agar membeli beras dan produk lokal. Hal ini bertujuan agar UMKM dan pengrajin batik dapat terus berkembang,” katanya.

Dikatakan, hadirnya Bandara YIA, Badan Otorita Borobudur, Bendungan Bener serta rencana pembangunan jalan tembus YIA-Borobudur serta pembangunan jalan Tol Cilacap-Yogyakarta menjadi peluang yang bisa dimanfaatkan.

“Inilah peluang yang harus kita manfaatkan untuk mendorong perekonomian daerah melalui penguatan UKM, Koperasi dan BUMDes yang unggul. Untuk itu kita tidak boleh kendor, jangan sampai kita hanya menjadi penonton,” tandas Bupati.

Bupati menambahkan, Pemkab juga telah melakukan berbagai kegiatan seperti penguatan kelembagaan, pelatihan dan bantuan sarpras serta bantuan modal. Pemkab juga telah menfasilitasi pemasaran produk UKM agar dapat menembus pasar nasional dan bahkan ekspor. (Nas)

Tinggalkan Balasan