Semarak Pilkada Purworejo 2020: Agus GB Nyatakan Siap Maju Sebagai Balon Wakil Bupati

PURWOREJO, Eksotisme kursi bupati/wakil bupati membuat banyak orang berusaha meraihnya. Agus Darmanto, S.Sos atau yang lebih populer dengan panggilan Agus GB, menyatakan ketertarikannya untuk terjun dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Purworejo 2020 mendatang. Pensiunan PNS itu mengincar posisi wakil bupati.
Di hadapan sejumlah wartawan, Jumat (8/11), Agus GB mengaku, keinginannya tampil di gelanggang pilkada 2020 dengan alasan mendapat dorongan, doa dan restu dari sejumlah tokoh masyarakat dan politikus.

“Saya tidak ambisi, tapi kalau mendapat kepercayaan dari masyarakat saya siap mengabdi untuk masyarakat,”kata Agus GB.

Bagi masyarakat Kabupaten Purworejo nama Agus GB sudah tidak asing lagi. Hal itu karena selain berprofesi sebagai kontraktor, Agus GB juga dikenal pernah menjadi birokrat.
Menurut Agus, dalam Pilkada 2020 mendatang dirinya akan mengincar posisi sebagai wakil bupati.

“Saya siap dipasangkan dengan siapa saja. Bahkan kalau saya dipercaya cebagai (calon) bupati pun siap,”imbuh Agus.
Agus menyebut, kiprahnya di dunia politik sudah terbukti dengan berhasil menjadikan dua anaknya duduk di lembaga legislatif. Yakni Ardi Satya Dharma (Golkar) dan kakakny, Ajeng Dewi, SH, MH (Gerindra). Ajeng bahkan jadi anggota DPRD sejak periode 2014-2019.

Agus GB

Namun demikian, lanjut Agus, dirinya belum tahu nantinya akan maju lewat partai mana. “Saat ini saya sedang melakukan pendekatan ke beberapa partai,”ucap Agus.
Masih kata Agus, seandainya dipercaya masyarakat menjadi orang nomer satu atau nomer dua di Purworejo, dia akan berusaha meningkatkan sumber daya manusia masyarakat Purworejo.

“Di Kabupaten Purworejo ini banyak sekali potensi dan sumber daya alam, tapi kalau tidak ditangani oleh orang yang handal akan percuma saja dan tidak akan membawa kesejahteraan masyarakatnya. Karena itu saya akan memulai dengan peningkatan SDM dulu,”tandas Agus.

Diungkapkan, berdasarkan pengalamannya menjadi birokrat selama 28 tahun, Agus GB menilai belum sepenuhnya janji -janji bupati terpilih yang menjadi kenyataan, semuanya hanya menjadi slogan semata.

“Karena itu saya tidak berani memberikan janji, karena janji adalah hutang. Saya hanya akan bekerja sesuai undang-undang dan konstitusi,”pungkas Agus GB. (W5)

Tinggalkan Balasan