Sambangi Pasar Pituruh, Yuli Hastuti: Saya Tak Akan Melupakan Pendukung di Pituruh

PITURUH, Sebagai salah satu wujud peduli terhadap warganya, petahana wakil bupati yang kini menjadi paslon wakil bupati nomor urut 3 Hj Yuli Hastuti, SH melakukan kunjungan ke Pasar Pituruh, Selasa pagi (20/10). Kedatangan Yuli Hastuti seperti sudah ditunggu oleh para pedagang, terlihat begitu antusias mereka menyambut cawabup yang diusung oleh Partai Demokrat, Golkar, PKS dan didukung oleh Hanura.

Kehadirannya kali ini adalah untuk mensosialisasikan penggunaan masker di kalangan ratusan pengunjung pasar, baik pembeli maupun pedagang yang hari ini merupakan hari pasaran.

Tak pelak kehadiran wanita yang ramah senyum itu menjadi magnet tersendiri bagi warga Pasar Pituruh. Wajahnya yang ramah dan familiar kerap mengundang warga untuk sekedar berfoto serta berebut untuk menyapa.

Yuli Hastuti berbincang dengan seorang pedagang

“Saya tidak akan lupa pada pendukung saya di Pituruh. Jadi saya jemput bola sambil mensosialisasikan pemakaian masker kepada warga pasar,” ucap Yuli saat ditanya alasannya menyambangi pasar terbesar di Kecamatan Pituruh itu.

Kegiatan yang mendapat pengawasan dari tim panwascam itu berjalan tidak lebih dari satu jam. Tidak hanya di dalam pasar, Yuli yang didampingi relawan saat membagi masker dan stiker itu juga berkeliling di luar area pasar.

Yuli pun menyempatkan diri makan di warung makan Mbak Har yang berada di depan Masjid Al Irsyad Kauman. Di sana Yuli dan relawan makan pagi sambil bercengkerama dengan para pembeli sambil terus menghimbau agar tidak lupa selalu memakai masker saat berada di luar rumah. “Ampun supe maskere di-ngge,” himbaunya.

Ibu-ibu antusias menyambut Yuli Hastuti

Tak hanya itu, Yuli juga membeli beberapa barang yang dijual di pasar. Salah satunya yakni membeli kacang goreng yang dijual oleh pedagang keliling. Muslimah, salah seorang pedagang alat pertanian mengaku senang melihat banyaknya kemajuan yang telah dilakukan dalam periode jabatan Agus Bastian-Yuli Hastuti.

“Saya merasa senang dan mudah-mudahan beliau bisa menang lagi pada pemilihan nanti,” ujarnya. Wajah sumringah juga dipancarkan khususnya oleh para pedagang perempuan yang merasa terwakili secara gender.

Bagi Yuli, kegiatan membagi masker bukan hanya bentuk pencitraan semata, tapi sebagai bentuk peduli dirinya sebagai perempuan terutama kepada para pedagang wanita berusia renta yang rentan terpapar penyakit.

“Dengan memakai masker maka akan meminimalisir penyebaran Covid-19 yang sedang kita tekan semaksimal mungkin di Kabupaten Purworejo ini,” pungkas Yuli dengan nada serius. (Dia)

Tinggalkan Balasan