Qari Asal Baledono Wakili Jateng dalam MTQ Nasional 2020 di Padang

PURWOREJO, Masyarakat Purworejo boleh berbangga karena Muhammad Husain Fahrudin (19), warga Kelurahan Baledono Ngentak RT 02 RW 04 Kecamatan Purworejo, menjadi wakil Jawa Tengah dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional tahun 2020 yang akan digelar di Padang, Sumatera Barat, minggi ini.

Sebelum berangkat mengikuti lomba yang akan diadakan tanggal 12 – 21 November di kota Padang Sumatera Barat, Minggu malam (8/11) Husein berpamitan kepada Pjs Bupati Ir Yuni Astuti, MA di rumah dinas Bupati. Ia didampingi Kabag Kesra Drs Faturahman, MM, perwakilan Kemenag serta kedua orang tuanya.

Pjs Bupati merasa trenyuh dan bangga atas prestasi yang dicapai oleh Husein. Menurutnya,
Husein telah melakukan capaian yang luar biasa untuk bisa maju ke tingkat nasional. “Saya berharap prestasi ini dapat menginspirasi generasi muda di Kabupaten Purworejo untuk bisa berprestasi sesuai dengan bidangnya masing-masing,” ucapnya.

Muhammad Husain Fahrudin pamitan kepada Pjs Bupati Purworejo Ir Yuni Astuti

Pjs Bupati kemudian meminta Husein mempraktekkan dua ayat hafalan Alquran. “Saya ingin, hafalan Alquran tidak hanya untuk diri sendiri, tapi bisa diamalkan dan disyiarkan untuk didakwahkan kepada semua umat sehingga manfaatnya berlipat,” tuturnya.

Tak lupa Yuni Astuti mengingatkan pada masa Pandemi ini untuk tetap menerapkan protokol kesehatan melalui 3 M. Yakni memakai masker, menjaga jarak aman, dan mencuci tangan pakai sabun. Ia juga berpesan kepada Husein untuk menjaga kesehatan dan mental supaya pada saatnya lomba kondisinya fit.

Terkait prestasi sebelumnya, Husain yang merupakan putra dari pasangan Soroso (71) dan Umi Nur Hasanah itu pada tahun 2019 pernah menjadi Juara 2 lomba STQ tingkat nasional cabang hafalan hadist di Pontianak mewakili Jawa Tengah.

Alumni MAN dan Pondok Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran Kabupaten Semarang itu ingin melanjutkan studi di Arab Saudi. Untuk itu, dirinya tengah menanti pengumuman diterima atau tidaknya beasiswa yang diajukan. “Selain dilatih dari provinsi dan kabupaten, saya juga terus berlatih sendiri. Mohon doanya agar dapat berjalan dengan lancar,” pintanya. (Dia)

Tinggalkan Balasan