Purworejo-Kulonprogo Bahas Batas Daerah, Yuni Astuti: Jangan Hanya Koordinasi Terus

PURWOREJO, Pemerintah Kabupaten Purworejo dan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo melakukan pertemuan finalisasi sinkronisasi batas daerah, di Ruang Arwhiwang Setda Purworejo, Selasa (6/10). Pertemuan dibuka oleh Pjs Bupati Purworejo Ir Yuni Astuti, MA beserta sejumlah pimpinan OPD terkait.
Sementara Pemkab Kulon Progo diwakili oleh Sekretaris Daerah Ir RM Astungkoro, M.Hum didampingi sejumlah pejabat terkait.

Pjs Yuni menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan tindaklanjut hasil sinkronisasi peta batas wilayah antara Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Kulon Progo yang telah dilaksanakan pada tanggal 8-10 September 2020. 

Sinkronisasi dilaksanakan pada tiga sub segmen yaitu, segmen Kecamatan Kaligesing dengan Kapanewon Kokap, Samigaluh dan Girimulyo; segmen Kecamatan Bagelen dengan Kapanewon Kokap; dan segmen Kecamatan Bener dengan Kapanewon Samigaluh.

Menurutnya, ketidakjelasan batas daerah dapat menyebabkan terjadinya sengketa batas daerah yang akan berpengaruh terhadap fungsi pelaksanaan tugas pemerintahan dalam rangka pelayanan publik.

Dua Pemkab duduk satu meja bahas perbatasan

Sehingga persoalan batas daerah harus diselesaikan secara komprehensif dan sedini mungkin.
Selain itu, penentuan dan penegasan batas daerah merupakan agenda penting dalam melaksanakan otonomi daerah.

Batas daerah diperlukan untuk menghitung luas daerah yang merupakan salah satu indikator dalam perhitungan Dana Alokasi Umum (DAU). Karena tanpa batas daerah yang tegas, maka luas daerah tidak mungkin dihitung.

Kegiatan ini akan menghasilkan berita acara Kesepakatan Bersama, yang nantinya akan digunakan sebagai bahan pengajuan revisi Permendagri Nomor 19 Tahun 2006 kepada Kemendagri dan sebagai bahan pengajuan materi pembahasan revisi Perda RTRW di Kementerian Agraria dan Tata Ruang.

“Agenda perbatasan memang agenda yang sangat strategis. Mudah-mudahan hari ini bisa menghasilkan output yang truthfully (sesungguhnya), tidak hanya koordinasi terus. Mudah-mudahan pertemuan kali ini menjadi selesai dan selanjutnya kita tunggu aturan dari pemerintah pusat,” katanya. (Nas)

Tinggalkan Balasan