Puluhan Pedagang Kongsi Mulai Boyongan ke Pasar Baledono

PURWOREJO, Sejumlah pedagang Pasar Kongsi yang sudah mendaftar ulang dan dianggap berkas sudah lengkap mulai memasuki Pasar Baledono, Selasa (13/2). Sementara pedagang yang belum lengkap hingga kini masih dilayani oleh petugas. 

Pantauan lokasi, sejak pagi puluhan pedagang Pasar Kongsi sudah memasuki Pasar Baledono. Namun mereka masih sibuk mempersiapkan tempat dagangan. Blum ada satupun pedagang yang memboyong dagangannya ke Pasar Baledono.

Aktifitas di lantai 2 yang dipersiapkan untuk menampung pedagang Pasar Kongsi hanya terlihat sejumlah tukang kayu yang sedang mengerjakan pembuatan sekat-sekat los. Sementara sejumlah pedagang yang ada hanya mengawasi para tukang kayu. 

Wongso (77) pedagang warga Kelurahan Purworejo yang sedang menunggu pengerjaan tukang kayu mengatakan, meski sudah dijinkan menempati Pasar Baledono namun dirinya belum berdagang lantaran harus menyiapkan tempatnya dulu. 

“Terimanya hanya petak-petak los jadi untuk berjualan harus ditambahi sekat-sekat dulu. Jadi jualannya ya mungkin kalau tempatnya sudah siap,”kata Wongso yang mengaku memiliki 11 los. 

Menurut Wongso yang berdagang bumbon (bumbu dapur), setelah kembali menempati Pasar Baledono dirinya mengaku senang, namun demikian jika diperbolehkan memilih dirinya lebih senang berjualan di Pasar Kongsi. 

“Setengah tahun berjualan di Pasar Kongsi pembelinya sudah mulai mapan, kalau sekarang pindah lagi ya pasti ada pengaruhnya, “ucap Wongso yang berharap setelah menempati Pasar Baledono dagangannya bisa laris seperti di Pasar Kongsi. 

Sementara Hardi dan Ina justru mengaku sangat senang bisa kembali menempati Pasar Baledono. 

“Sangat senang, karena di sinilah tempat kami berjualan sejak dulu. Soal pembeli kami yakin pelanggan pasti akan mencari kami, “kata Ina dan Hardi warga Kelurahan Baledono yang berjualan perkakas rumah tangga. 

Yono, petugas Pasar Baledono menjelaskan, lantai 2 memang khusus untuk menampung pedagang Pasar Kongsi, sementara untuk lantai dasar rencananya akan ditempati pedagang pakaian, sandal sepatu dan tas yang berada di jalan Kemuning dan Jalan Pahlawan. (W5)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *