Protes Halte TransJateng, Puluhan Kru Kopada Jalur A dan Bus Magelangan Geruduk Dewan

PURWOREJO, Puluhan kru gabungan Kopada Jalur A Purworejo-Kutoarjo dan bus mikro Purworejo-Magelang, Rabu (11/11) siang menggeruduk gedung DPRD untuk menyampaikan sejumlah tuntutan terkait beroperasinya bus TransJateng. Sebanyak 10 perwakilan diterima oleh dua unsur pimpinan Dewan, yaitu Kelik Susilo Ardani dan Fran Suharmaji serta wakil tiap komisi, di ruang rapat DPRD.

Di luar gedung Dewan, puluhan supir Kopada Jalur A dan bus mikro Magelangan memarkirkan kendaraannya di sepanjang jalan depan gedung DPRD. Mereka menunggu hasil pertemuan dengan pimpinan Dewan.

Jefri (32), supir Kopada Jalur A menuturkan, sejak kehadiran TransJateng, pendapatannya turun drastis. Biasanya mereka bisa setor sehari Rp 75.000, sekarang hanya bisa setor Rp 25.000 sehari.

Jefri (kanan) dan Thoyibun

“Sebenarnya kami tidak menolak TransJateng. Kami hanya menuntut penghapusan halte di sepanjang Kutoarjo-Mapolres dan memindahkan Halte Plasa ke Satpol PP di Jalan H Juanda,” ucap Jefri.

Senada dengan Jefri, supir bus mikro Purworejo-Magelang, Thoyibun (36), juga mengeluhkan penambahan halte di sepanjang jalur Purworejo-Magelang dan sebaliknya.

“Kami minta penambahan halte Maron, Kalijambe, dan SMK Muhammadiyah Salaman dihapus dan dikembalikan seperti semula, yaitu Plasa, Manisjangan, dan SMP Negeri 1 Salaman,” kata Thoyibun yang dibenarkan oleh rekan-rekannya.

Suasana pertemuan perwakilan supir dan pimpinan Dewan

Kru bus Magelangan juga memprotes tarif TransJateng yang dinilai terlalu rendah, yakni hanya Rp 4.000. Sementara tarif bus Magelangan rata-rata Rp 10.000.

Sementara itu Supriyadi, wakil pengemudi Kopada jalur A, di depan pimpinan Dewan mengatakan, dua minggu lalu pihaknya telah minta agar tiga tuntutan mereka dipenuhi, yaitu jalur Stasiun KA-Polres tidak ada halte, halte Plasa dipindah ke Satpol PP, dan tidak ada penambahan halte baru.

“Tapi setelah dua minggu ditunggu ternyata tidak ada solusi, sehingga kami bersama rekan-rekan kru bus Magelangan datang ke Dewan,” kata Supriyadi.

Saat berita ini diturunkan pertemuan masih berlangsung. Belum diketahui hasil pertemuan yang juga dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Perhubungan Boedi Hardjono, Wakil Ketua Kopada Widodo Solikoe. (Nas)

Tinggalkan Balasan