PLN Beri Diskon 50% Biaya Sambungan Listrik bagi Warga Miskin

PURWOREJO, Dalam rangka akselerasi pencapaian Rasio Elektrifikasi Nasional dan pemberdayaan perekonomian bagi masyarakat tidak mampu yang belum mendapat sambungan listrik serta mendukung program BUMN Hadir Untuk Negeri, PLN meluncurkan program diskon biaya penyambungan pasang baru.
Hal itu diungkapkan Manager PLN Rayon Purworejo Rahmat Taupik, Kamis (9/8). Disebutkan, program diskon 50 persen biaya penyambungan pasang baru hanya berlaku bagi calon pelanggan yang terdaftar di Basis Data Terpadu (BDT) Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) serta Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).
“Program ini berlaku bagi tarif golongan Rumah Tangga daya 450 VA dan 900 VA,”ungkap Rahmat Taupik.
Diterangkan, berdasarkan data di PLN, di Kabupaten Purworejo masih terdapat potensi calon pelanggan atau warga yang masuk di BDT sebanyak 2.972 sehingga diharapkan mereka bisa memanfaatkan program tersebut. “Program ini berlaku mulai 1 Agustus sampai 31 Desember 2018,”kata Rahmat Taupik.
Dijelaskan, program diskon 50 persen hanya untuk biaya penyambungan, belum termasuk instalasi. Tarif umum untuk daya 900 VA sebesar Rp 921.000, setelah didiskon calon pelanggan hanya membayar Rp 492.300.
Sementara untuk daya 450 VA tarif umum Rp 463.000, dan setelah diskon hanya membayar Rp 248.900. Biaya tersebut sudah termasuk Uang Jaminan Pelanggan (UJL) dan materai.
“Pelanggan akan dilayani dengan meteran biasa atau piringan karena untuk sementara PLN menghentikan layanan meteran pulsa. Saat ini sedang ada penyempurnaan listrik pulsa sehingga semua layanan pemasangan baru daya berapapun PLN menggunakan meteran piringan atau paska bayar,”jelasnya.
Menurut Rahmat Taupik, karena pihaknya tidak menangani masalah instalasi maka bagi calon pelanggan baru instalasi sudah harus terpasang dan mendapat sertifikat laik operasi (SLO).
“Dalam waktu dekat program ini akan kami sosialisasikan ke masyarakat dan membuat surat tembusan ke desa-desa, “kata Rahmat.
Dipaparkan, selain meluncurkan program diskon 50 persen biaya pemasangan baru, pihaknya kini juga tengah membangun jaringan dua jalur dengan daya listrik 3 fasa.
Pembangunan dua jalur yang kini proses pengerjaan baru mencapai 30 persen tersebut akan melewati Desa Sumbersari, Tegalkuning, Triwarno, Wingko, Piyono, Tanjung dan Cokroyasan.
Jaringan dua jalur dengan kemampuan daya 330 VA itu nantinya untuk menyuplay kebutuhan pelanggan yang mempunyai usaha dan perusahan atau rumah sakit.
“Jaringan dua jalur 3 fasa ini untuk pelanggan dengan kebutuhan daya minimal 6.500 VA, “papar Rahmat.
Untuk memperlancar pembangunan jaringan dua jalur tersebut pihak PLN menghimbau dan meminta kerjasama warga yang dilewati jalur tersebut. Warga yang memiliki pohon dan terlewati jalur supaya merelakan dipangkas atau ditebang tanpa ganti rugi, sesusi dengan K
UU Ketenagaa Listrikan No 30 tahun 2009.
Pihaknya juga menghimbau pelanggan yang mempunyai hajadan maupun acara sebaiknya tidak menggunakan aliran listrik dengan cara mencanthol atau los strum tanpa ijin karena hal itu tidak dibenarkan dan melanggar aturan.
“Sebaiknya ijin ke PLN saja dan nantinya biar petugas yang menanganinya, “tandas Rahmat Taupik. (W5)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *