Perum Argopeni Jadi Obyek Penilaian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

KUTOARJO, Ketua TP PKK Kabupaten Purworejo Hj Fatimah Verena Prihastyari bersama tim, Selasa (9/7) turun ke sejumlah desa dan kelurahan untuk melakukan kroscek lapangan terkait program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang menjadi program Pokja IV PKK. Salah satunya di Kelurahan Kutoarjo, Kecamatan Kutoarjo, yang menyasar ke Perum Argopeni. Kegiatan tersebut merupakan serangkaian penilaian PHBS.
Tim penilai dari PKK kabupaten terdiri Mujiayani Bambang, Maini Widarto, Sugondo BA, dan dari Dinas Kesehatan. Tim penilai yang dipimpin Fatimah Verena Prihastyari itu, diterima Sekcam Kutoarjo Galuh Bakti Pertiwi, SSTP, Ketua TP PKK Kecamatan Kutoarjo Susi Sumarjana, Plt Lurah Kutoarjo Sri Budi Yuli Astuti, Ketua PKK Kelurahan Kutoarjo Ny Ahmadi.
Dalam sambutannya Hj Fatimah mengatakan,Toga PHBS merupakan Budaya Hidup Perorangan, Keluarga dan Masyarakat yang berorientasi sehat. Bertujuan melindungi dan memelihara, meningkatkan kesehatan baik fisik, mental maupun sosial.

Diungkapkan, PHBS Rumah Tangga yakni upaya untuk memberdayakan anggota mempraktekkan perilaku hidup bersih dan sehat dan berperan aktif dalam gerakan kesehatan. Sasaran PHBS rumah tangga, antara lain Pasangan Usia subur (PUS), ibu hamil dan menyusui, anak dan remaja, usia lanjut, pengasuh anak.

“PHBS memiliki manfaat yang sangat penting bagi rumah tangga terutama agar setiap anggota rumah tangga meningkatkan kesehatannya dan tidak mudah terkena sakit,”tegasnya.

Sementara Sekcam Galuh Bakti Pertiwi mengatakan, tahun lalu Kecamatan Kutoarjo maju ke tingkat provinsi. Tahun ini optimistis bisa kembali maju ke tingkat provinsi mewakil Kabupaten Purworejo.
“Tentunya setelah lomba agar PHBS tetap terus dilakukan. Perum Argopeni ini supaya bisa jadi inspirasi dan contoh kelurahan dan desa yang lain,”harapnya.

Dalam penilaian tersebut, tim penilai selain kroscek administrasi dan data dukung, juga melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga. Antara lain melihat kebersihan rumah, kamar mandi hingga dapur, dan pemanfaatan halaman rumah.

Juga mengkonsumsi makanan sehat dan membuat menu setiap 10 hari, serta membuang sampah pada tempatnya. Juga meninjau pameran yang merupakan usaha rumahan warga Argopeni. (A)

Tinggalkan Balasan