Pengakuan Sul, Pencuri Spesialis Mushala: Saya Dipaksa Mencuri Oleh Suami

PURWOREJO, Sul (51), warga Desa Soko, Kecamatan Bagelen tapi berdomisili di Desa Ambar Ketawang, Sleman, sejak Rabu (11/9) lalu merasakan dinginnya sel tahanan Mapolsek Purworejo. Ternyata, bagi perempuan itu bukan peristiwa pertama. Ia bahkan sudah beberapa kali jadi narapidana dengan kasus serupa: mencuri di mushala.

Seperti diberitakan, Sul ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Purworejo setelah dua bulan diburu dalam kasus pencurian di Mushala Assifa di kompleks RSUD Dr Tjitrowardojo Purworejo. Peristiwa tersebut terjadi 24 Juli lalu.

Tetapi mengapa Sul seperti tidak jera? Di hadapan wartawan Sul mengaku nekad melakukan pencurian lantaran disuruh oleh suaminya. Katanya, seluruh hasil curian hanya dinikmati oleh suaminya.

“Saya sudah berungkali menolak, tapi oleh suami dipaksa terus. Suami juga yang mengantar jemput dan mencarikan lokasi untuk sasaran mencuri,”kata tersangka sambil menangis.

Menurut tersangka, karena merasa hanya diperalat suaminya, dirinya berulang kali mengajukan gugat cerai. Namun selalu ditolak dan suratnya dirobek-robek oleh suaminya.

“Saya sungguh sudah tidak tahan dengan suami saya. Tapi mau bagaimana lagi, kalau menolak dibentak-bentak, minta cerai suami malah marah-marah,”ujar tersangka seraya mengusap air matanya.

Saat dipertemukan dengan kedua korban, tangis tersangka meledak dan sambil berjongkok dirinya berulang kali meminta maaf kepada kedua korban.

“Maafkan ibu ya nak, ibu sudah jahat sama kamu,”ucap tersangka sambil bersimpuh di depan kedua korban. (W5)

Tinggalkan Balasan