Pemusnahan Ratusan Botol Miras Tandai HUT Satpol PP

PURWOREJO, Sebanyak 985 botol minuman keras (miras) berbagai merek dimusnahkan dalam rangka hari ulang tahun ( HUT) Sat Pol PP ke-69, HUT Sat Linmas ke-57 dan HUT Pemadam Kebakaran ke-100. Pemusnahan miras hasil operasi bulan Oktober 2018 sampai 13 Maret 2019 itu digelar di halaman kantor Setda Purworejo, Rabu (13/3).

Dalam upacara HUT Satpol PP , Sat Linmas dan Pemadam Kebakaran tersebut bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Purworejo Agus Bastian, SE, MM.

Dalam amanatnya Menteri Dalam Negeri Cahyo Kumolo yang dibacakan Bupati Purworejo Agus Bastian mengatakan, peringatan hari ulang tahun tidak hanya dijadikan forum untuk mengenang masa Ialu. Lebih dari itu, dimaksudkan sebagai sarana untuk meneruskan semangat juang, dedikasi dan pengabdian aparatur dalam melindungi masyarakat, serta kebulatan tekad untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Peringatan HUT Pemadam Kebakaran Ke-100, HUT Sat Pol PP Ke-69, dan HUT Sat Linmas Ke-57 mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk lebih meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, menjunjung tinggi ideologi Pancasila, menjadi sarana pemersatu bangsa, mengutamakan kepentingan bangsa dan negara serta mengutamakan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi dan golongan, dalam upaya mewujudkan ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat,” kata bupati.

Lanjut bupati, Pemadam Kebakaran. Sat Pol PP, dan Sat Linmas bukan hanya penjaga kota yang bertindak pasif, tetapi Iebih dari itu, berperan aktif dalam proses pembangunan, melindungi hasil pembangunan. dan memberikan perlindungan masyarakat. dengan tujuan akhir peningkatan kesejahteraan masyarakat. Termasuk terlibat aktif dalam menyukseskan agenda nasional bangsa Indonesia.

Peran penting Pemadam Kebakaran, Sat Pol PP, dan Sat Linmas tercermin dari tugas dan tanggungjawabnya. Tugas Pemadam Kebakaran adalah melakukan pencegahan, pengendalian, penyelamatan, dan penanganan bahan berbahaya beracun kebakaran, melakukan inspeksi dan investigasi kejadian kebakaran, pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran, serta penyelamatan dalam kondisi yang membahayakan manusia.

Satuan Polisi Pamong Praja dibentuk untuk menegakkan Perda dan Perkada, menyelenggarakan ketertiban umum dan ketenteraman, serta menyelenggarakan perlindungan masyarakat.

“Sementara Satuan Perlindungan Masyarakat secara khusus dibentuk dan disiapkan untuk melaksanakan kegiatan penanganan bencana, ikut memelihara ketenteraman ketertiban masyarakat. membantu penanganan ketenteraman keteniban dan keamanan dalam penyelenggaraan pemilu, serta membantu upaya pertahanan negara,” pungkas bupati.

Sementara Kepala Satuan Pol PP Damkar Purworejo Budi Wibowo, S.Sos berharap dengan bertambahnya usia Satpol PP semakin eksis memberikan sumbangsih kepada negara terkait dengan kententraman dan ketertiban umum di wilayah.

Budi juga berharap semoga ke depan personil Satpol PP Damkar semakin solid dalam melakukan berbagai kegiatan.

“Saya juga berharap semoga keberadaan Satpol PP Damkar Purworejo diakui masyarakat dan bermanfaat bagi masyarakat luas di Kabupaten Purworejo ini,” ucap Budi. (W5)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *