Pembukaan Obyek Wisata Dikhawatirkan Munculkan Klaster Baru

PURWOREJO, Dibukanya kembali beberapa obyek wisata di Purworejo memunculkan kekhawatiran akan adanya klaster penularan corona baru di Purworejo. Seperti halnya yang baru-baru ini ditemukan melalui pasar ikan Congot yang sudah dirilis yakni seorang pedagang pasar ikan dinyatakan positif.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo, dr Tolkha Amarrudin, Sp.THT, KL menjelaskan, bila tidak berhati-hati kemungkinan adanya penambahan warga yang positif dari klaster obwis bisa terjadi.

Dr Tolkha Amaruddin, Sp. THT, KL

“Masuk rumah jangan menyentuh benda apapun, langsung cuci tangan pakai sabun. Pisahkan baju yang baru dipakai dari bepergian kemudian direndam dengan sabun, dan jangan lupa mandi,” saran dr Tolkha, Rabu (17/6).

Adapun kepada mereka yang hendak ke tempat bermain anak seperti play ground yang ada di alun-alun Purworejo, dr Tolkha menyarankan agar membekali anak-anak dengan sarung tangan untuk dipakai selama berada di area bermain. Hal itu untuk mencegah penularan melalui sentuhan dengan benda-benda yang ada di sekitar.

Atau bila tidak memungkinkan, langsung cuci tangan begitu selesai bermain. Disamping itu juga tidak mengusap wajah terlebih dahulu, jaga jarak dan tetap memakai masker.

Tolkha menyarankan agar di tempat bermain disediakan tempat cuci tangan yang memadai sehingga mudah dijangkau.

“Selain itu juga menyemprotkan disinfektan secara berkala, terutama di tempat-tempat yang sering disentuh oleh pengunjung,” ungkap dr Tolkha.

Menyikapi kondisi yang masih tentatif seperti sekarang ini, dr Tolkha menyarankan agar masyarakat mematuhi aturan pemerintah berkaitan dengan new habit atau kebiasaan baru, yakni untuk tetap memakai masker saat bepergian atau berada di luar rumah serta tetap menjaga jarak selama berada dalam komunitas bersama. (Dia)

Tinggalkan Balasan