Pelepasan Balon dan Merpati Tandai Deklarasi Pemilu Damai

PURWOREJO, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Purworejo menggelar Deklarasi Pemilu Damai pada pemilu legislatif, presiden dan wakil presiden, Senin (1/10), di Pendopo Kabupaten. Deklarasi dihadiri oleh Forkopimda, perwakilan parpol peserta pemilu, tim sukses pasangan capres dan cawapres, panwascam se-kabupaten Purworejo, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan ormas.
Ketua Bawaslu Kabupaten Purworejo Nur Kholiq mengatakan, pemilu tahun 2019 berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Karena tahun 2019 dilakdanakan serentak antara pemilu legislatif dengan pemilu presiden dan wakil presiden.
“Sistem yang baru tersebut mempunyai potensi kerawanan yang harus dideteksi dan diantisipasi sejak dini. Bukan saja oleh pihak penyelenggara namun juga seluruh stakeholder terkait,”katanya.
Selain itu, peserta pemilu dan masyarakat pemilih juga mempunyai tanggung jawab untuk bersama-sama memastikan hajatan nasional itu berlangsung sukses dan kondusif.
Disebutkan, pelaksanaan pemilu kini sudah memasuki tahap kampanye dengan waktu 7 bulan. Alokasi waktu yang panjang tersebut berpotensi memunculkan kerawanan dengan adanya kompetisi antar peserta pemilu.
Oleh karena itu sangat penting membangun persamaan persepsi semua pihak terutama antar peserta pemilu sehingga tidak terjadi gesekan-gesekan atau konflik lainya yang bisa membahayakan keutuhan bangsa.
Deklarasi kampanye pemilu damai 2019 ditandai dengan pembacaan pernyataan deklarasi oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Purworejo didampingi Forkopimda dan perwakilan parpol peserta pemilu. Usai pembacaan deklarasi dilanjutkan pelepasan balon dan burung merpati serta penandatanganan deklarasi oleh Bawaslu, Forkopimda dan perwakilan parpol peserta pemilu. (W5)

Tinggalkan Balasan