Kusnomo Tak Hadir, Kuswanto Serahkan SK Pemberhentian ke KPU Purworejo

PURWOREJO, Calon bupati Purworejo nomor urut 2, Kuswanto, Senin (9/11) pukul 14.00 menyerahkan berkas Surat Keputusan Presiden tentang Perhentian Dengan Hormat yang bersangkutan dari dinas TNI kepada KPU Purworejo, guna melengkapi persyaratan pencalonannya. Kuswanto datang ke gedung KPU Purworejo tanpa didampingi oleh pasangannya, Kusnomo.

Hari Senin (9/11) merupakan hari terakhir bagi Kuswanto-Kusnomo untuk menyerahkan surat pemberhentian dari dinas masing-masing.

Dengan hanya didampingi LO atau petugas penghubung dan tim suksesnya, Kuswanto datang ke KPU pukul 13.50. Sebelum masuk ke aula, Kuswanto transit sejenak di ruang pimpinan KPU. Di sana paslon nomor urut 2 itu ditemui oleh Ketua KPU Purworejo Dulrokhim dan Ketua Bawaslu Nur Kholiq.

Dulrokhim menjelaskan, calon yang memiliki jabatan TNI/Polri wajib memberikan surat pengunduran diri maksimal 30 hari sebelum jadwal pemilihan. Dalam acara yang berlangsung sangat singkat itu, Kuswanto menyerahkan berkas yang dibutuhkan kepada Ketua KPU, termasuk berkas milik Kusnomo yang berhalangan hadir.

Setelah diterima, berkas kemudian diperiksa oleh komisioner KPU Purnomosidi dan Ketua Bawaslu Nur Kholiq. Usai diperiksa, Ketua KPU menyatakan surat tersebut sah dan selanjutnya akan dibuatkan berita acara.

KPU dan Bawaslu periksa berkas paslo Kuswanto dan Kusnomo

Terkait mengenai waktu yang dipilih yakni menjelang deadline yang ditentukan KPU, Kuswanto menjelaskan, dirinya memang baru sempat menyerahkan hari ini karena jadwalnya yang begitu padat.

“Hari ini jadwal saya ke tiga tempat, sehingga baru sempat siang ini (menyerahkan berkas yang dibutuhkan),” ujarnya.

Dijelaskan, sebenarnya surat pengunduran dirinya sudah ditetapkan dalam Keputusan Presiden yang ditandatangani tanggal 20 Oktober lalu. Isinya, kata Kuswanto, bahwa dirinya sudah dinyatakan pensiun sebagai anggota TNI mulai tanggal 1 November 2020.

Saat ditanya tentang alasan ketidakhadiran pasangannya, Kuswanto menjawab tidak tahu. “Rencana awal memang kami berdua mau ke sini, tapi saya belum menanyakan alasan ketidakhadirannya,” jelasnya.

Pun ketika ditanya tentang kondisi kesehatan Kusnomo sebagai pendampingnya, Kuswanto berdalih dirinya tidak mengetahui secara detil karena tidak ingin menimbulkan fitnah. Meski begitu, Kuswanto mengaku intens berkomunikasi dengan pasangannya hanya melalui WhatsApp. (Dia)

Tinggalkan Balasan