Pasar Brunorejo Diresmikan, Bupati: Masih Ada 27 Pasar yang Perlu Direvitalisasi

BRUNO, Deputi Kementerian Koperasi dan UKM Victoria Boru Simanungkalit meresmikan Pasar Rakyat Bruno, Selasa (7/1). Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita, pelepasan burung merpati dan peninjauan pasar. Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan secara simbolis Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pedagang pasar.
Dalam sambutannya Victoria menegaskan, Kementerian Koperasi dan UKM sudah membangun tiga pasar rakyat di Kabupaten Purworejo yaitu Pasar Pituruh, Pasar Cacaban Kidul, dan Pasar Brunorejo. Menteri Koperasi mengucapkan terima kasih kepada Bupati atas prakarsa dan dukungan selama ini dalam hal pembinaan koperasi terutama dalam hal perijinan, penyediaan lahan lokasi, dan pelaksanaan program revitalisasi pasar rakyat.
“Kita perlu berbangga karena pasar ini merupakan pasar kedua yang diresmikan untuk program revitalisasi pasar rakyat yang dikelola oleh koperasi melalui tugas perbantuan Kementerian Koperasi dan UKM tahun anggaran 2019,” ungkapnya.

Bupati Purworejo yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan Sumharjono, S.Sos, MM mengungkapkan, dana pembangunan pasar ini berasal dari dua sumber, yakni APBN Tugas Pembantuan Kementerian Koperasi dan UKM Tahun 2019 sebesar Rp 950 juta dan Dana Desa Brunorejo Tahun 2019 sebesar Rp 343.408.000.

Dijelaskan, di Kabupaten Purworejo saat ini terdapat 27 pasar daerah yang sangat vital untuk kegiatan perdagangan. Pemerintah Kabupaten Purworejo memerlukan bantuan Pemerintah Pusat untuk revitalisasi pasar daerah seperti Pasar Rakyat Bruno ini.

“Alhamdulillah pada tahun 2020 ini, Pemerintah Pusat juga berencana merevitalisasi Pasar Winong dan Pasar Pituruh, sedangkan Tahun 2021 giliran Pasar Kaliboto, Pasar Kemiri dan Pasar Soko,” pungkas Bupati. (R/nas)

Tinggalkan Balasan