Meski Emban Misi Sosial, BUMD Tak Boleh Merugi

PURWOREJO, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) selain mengemban misi sosial yang harus mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, juga harus tetap berupaya meraih keuntungan, sehingga tidak boleh merugi. Oleh karena itu pimpinan BUMD harus mengubah mindset, tidak bergantung pada bantuan atau hibah.

Penegasan tersebut disampaikan Kasubbid BUMD Bidang Air Minum Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Riris Prasetyo, ST, M.Kom, pada acara Penjelasan Teknis Regulasi BUMD, di Ruang Bagelen Setda, Selasa (20/10). 

Pada bagian lain Riris menekankan agar penyusunan Rencana Bisnis atau Rencana Strategis (peraturan OJK di perbankan) dilakukan lima tahun sekali.

“Penyusunan dilakukan menyesuaikan pada kepentingan Pemerintah Daerah yang tertuang dalam RPJMD, bukan menyesuaikan pada masa jabatan Direksi,” ungkapnya. 

Asisten Ekonomi dan Pembangunan menjelaskan, Pemkab Purworejo mempunyai empat BUMD yang sahamnya 100 persen dimiliki Pemkab Purworejo dan Badan Hukum sudah disesuaikan dengan PP 54 tahun 2017 tentang BUMD. 

Keempat BUMD itu adalah Perumda BPR Bank Purworejo, Perumda Air Minum Tirta Perwitasari, Perumda Aneka Usaha dan Perumda Graha Husada Medika. 

“Keempat BUMD ini dan juga BUMD yang sharing saham dengan provinsi, sesuai penilaian KAP dalam Laporan Keuangan tahun 2019 memperoleh predikat sehat,” katanya. (Fau)

Tinggalkan Balasan