Mbah Sastro Meninggal Dunia Setelah Diserang Puluhan Tawon Endas

NGOMBOL, Sastro Mardono (88), warga RT 3 RW 1 Desa Rasukan, Kecamatan Ngombol, Rabu (7/2) pukul 05.30 meninggal dunia sehari setelah disengat puluhan lebah endas. Upaya pengobatan di Puskesmas yang telah dilakukan keluarganya hanya bertahan sehari.

Seorang anggota keluarga almarhum, Widodo Solikoe menjelaskan, peristiwanya terjadi Senin (5/2) siang saat Sastro Mardono sedang memperbaiki atap rumah yang bocor. Untuk naik ke atas rumah, Mbah Sastro minta bantuan cucunya mengambilkan tangga.

Saat sedang mencari sumber kebocoran, Mbah Sastro melihat ada seonggok sarang lebah di bawah talang seng. Mbah Sastro lalu menyuruh cucunya mengambilkan galah (genter) bambu.

“Bapak menyonggrok sarang dengan genter, langsung diserang puluhan lebah. Sekujur tubuh bapak disengat tawon, termasuk bagian wajahnya,”tutur Widodo Solikoe, menantu korban.

Merasa kesakitan disengat puluhan lebah, Mbah Sastro berusaha menjauh dengan cara mbrangkang di atas genteng. Mbah Sastro berhasil turun dari atap rumah dan mendapat pertolongan.

“Tapi wajah, tangan dan kedua kakinya bengkak. Seketika itu Bapak  langsung dibawa ke Puskesmas Ngombol,”jelas Widodo.

Setelah mendapat pengobatan, bengkak di sekujur tubuhnya mulai kempes. Namun Mbah Sastro mengeluh tubuhnya panas. Akhirnya nahas tak bisa dicegah. Esok paginya, Rabu (7/2) Mbah Sastro menghembuskan nafas terakhir dirumahnya. (Nas)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *