Lagi, Selfi di Dekat Rel Tewas Tersambar Kereta Api

BAGELEN, Tewas tersambar kereta api saat sedang berfoto selfie kembali terjadi. Kali ini menimpa Krisnanto (18), warga Dukuh Penanggungan RT 10 RW 03, Desa Tumenggungan, Kecamatan Pengadengan, Kabupaten Purbalingga. Pemuda tanggung itu tewas mengenaskan setelah tertabrak Kereta Api (KA) Logawa saat berfoto selfie di perlintasan KA di Dusun Srapah Desa Bapangsari, Kecamatan Bagelen, Kamis (1/3) petang sekitar pukul 17.00 WIB.

“Korban tewas seketika dengan luka cukup serius pada bagian wajah dan kedua kakinya patah “kata Kapolsek Bagelen AKP Sarjana mewakili Kapolres Purworejo AKBP Teguh Tri Prasetya, SIK Jumat (2/3).

Peristiwa mengenaskan itu terjadi saat Krisnanto bersama temanya, Akmal Silahun Mu’awal, ingin berselfi ria di perlintasan kereta api. Keduanya diduga sengaja menunggu KA lewat.

KA Logawa pun datang dari arah timur. Keduanya lalu berfoto selfie di tempat yang berbeda. Posisi berdiri korban sangat dekat dengan perlintasan. Tak ayal tubuhnya tertempar KA.

Korban meninggal seketika di lokasi kejadian dengan luka kepala pecah dan kedua kaki patah. Sementara Akmal yang posisinya agak jauh dari perlintasan, selamat. Meski demikian Akmal langsung syok setelah menyaksikan sahabatnya tewas secara mengenaskan di depan matanya.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Dr Tjitrowardojo Purworejo, “kata AKP Sarjana.

Kapolsek Bagelen menghimbau agar masyarakat tidak melakukan selfi-selfi di perlintasan KA api karena sangat berbahaya. “Sudah banyak jatuh korban, sebaiknya pertimbangan faktor keselamatan jika hendak foto selfi di perlintasan kereta api,”himbau Kapolsek Bagelen. (W5)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *