Kunjungi Pasar Maron, Agus Bastian dan Bu Riri Beli Sayuran dan Aneka Jajan Pasar

LOANO, Pasar tradisional tampaknya menjadi tempat strategis bagi paslon nomor 3 Agus Bastian-Yuli Hastuti (BAYU) untuk mensosialisasikan program penggunaan masker selama masa kampanye simpatik. Seperti yang dilakukan calon bupati Agus Bastian, SE, MM pada Rabu pagi (21/10) di Pasar Maron, Kecamatan Loano.

Usai hujan yang sempat mengguyur Purworejo sejak subuh, pukul 07.23 mobil Rubicon hitam berplat AA 490 ES yang membawa Agus Bastian dan istri, Fatimah Verena Prihastyari (Riri) berhenti di sisi utara pasar. Begitu turun dari mobil, Agus Bastian dan Riri langsung masuk ke dalam pasar yang memiliki sembilan los itu.

Di dalam pasar yang ramai pada hari Rabu dan Sabtu itu, Agus Bastian langsung menyapa penjual dan pembeli. Dengan dibantu tujuh relawan yang membagikan masker, Agus Bastian turut mensosialisasikan pemakaian masker sambil berdialog dengan pedagang.

Pedagang dan pembeli pasar yang sebagian besar ibu-ibu itu ternyata sebagian telah familiar dengan sosok Agus Bastian sehingga mereka gembira dengan kehadiran orang nomor satu di Purworejo yang saat ini sedang cuti itu.

Agus Bastian yang mengenakan kaos lengan panjang hitam, celana jeans dan sepatu kets itu dengan santai menyapa warga pasar yang mulai ramai pukul 07.00 hingga 11.00 siang itu.

Agus Bastian menyapa para pedagang dengan salam tiga jari

Di sana, Agus Bastian membeli aneka jajan pasar dan langsung membayar dengan uang puluhan ribu yang sudah disiapkannya. Jajanan itu kemudian dibagi-bagikan kepada para pedagang lain yang berada di sekitarnya. “Maturnuwun Pak Bastian,” ujar mereka yang dibalas dengan senyum.

Sapu lidi, cabe, pisang juga tak luput dari daftar belanjaan yang dibeli Agus Bastian selain aneka jajan pasar. “Alhamdulillah, kulo saged ngrasakke arto saking pak Bupati,” ujar Yuli, penjual geblek dengan nada senang saat menerima uang dari cabup nomer urut 3 itu.

Dengan melihat kondisi pasar, Agus Bastian bersyukur roda perekonomian di Purworejo masih berjalan meski dilanda pandemi. “Buktinya pasar masih ramai,” ujarnya.

Disamping itu dirinya bersama istri juga bersyukur sebagian besar pedagang telah menerapkan protokol kesehatan, minimal memakai masker untuk mencegah penularan Covid-19.

Namun diakui, untuk menjaga jarak di pasar masih sulit. “Namanya juga pasar, pastilah sulit berjarak.” Tapi minimal dengan memakai masker, lanjut Agus Bastian, dapat mengurangi risiko penularan Covid-19.

Bu Riri membeli aneka peralatan rumah tangga

Tak jarang AB juga mengetes warga pasar dengan menanyakan siapa dirinya. Seperti kepada seorang bapak yang berada di dekatnya, saat hendak pulang. AB bertanya, “Coba, kulo sinten Pak?”

Bapak itu cepat-cepat menjawab, “Nggih ngertoslah, Pak Agus Bastian to,” jawabnya yang disambut senyum oleh Agus Bastian.

Disela kunjungannya Agus Bastian mengungkapkan keinginannya untuk mengunjungi puskesmas di Kecamatan Purworejo usai roadshow ke pasar-pasar.

“Hal ini karena salah satu janji saya waktu itu adalah membangun puskesmas di tingkat kecamatan yang representatif dan memberikan pelayanan rawat inap. Dan itu sudah saya penuhi,” ungkapnya.

Mengakhiri kunjungannya, Agus Bastian beserta istri dan relawan sarapan bersama di warung soto Bu Ngatinem yang terletak di pojok belakang Pasar Maron. Pukul 08.10 keduanya meninggalkan Pasar Maron untuk kembali ke rumah di Desa Wasiat, Kecamatan Ngombol. (Dia)

Tinggalkan Balasan