Komplain Berkurang, Kepercayaan Masyarakat Terhadap PDAM Tirta Perwitasari Meningkat

PURWOREJO, Dalam setahun ini tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Perumda Air Minum Tirta Perwitasari (TP) Purworejo meningkat pesat. Hal itu dibuktikan dengan beberapa indikator, salah satunya adalah dengan berkurangnya komplain dari pelanggan dan naiknya jumlah pelanggan.

Ditemui di ruang kerjanya, Selasa (29/12), Direktur PDAM TP Hermawan Wahyu Utomo, ST, M.Si menuturkan tentang pencapaian yang diperoleh di tahun 2020. Dimulai dengan perluasan area yakni di wilayah Pituruh dan Kemiri dengan mendirikan kantor cabang di dua kecamatan tersebut.

“Hal itu untuk mendekatkan pelanggan kami di wilayah tersebut sehingga tidak perlu ke kantor pusat serta untuk memaksimalkan pelayanan,” ucap Hermawan.

Selain itu menurut Hermawan, pihaknya juga telah melakukan
penambahan debit di Kecamatan Bener dari semula 13 liter/detik menjadi 23 liter/detik. Hal itu karena di kecamatan itu masih diperlukan penambahan sebelum Bendung Bener dapat difungsikan.

Tak hanya itu, jumlah pelanggan pun naik dari 24.000 menjadi 26.000 atau naik 2.000 pelanggan, termasuk di kecamatan Kemiri dan Pituruh. Di dua wilayah itu, lanjut Hermawan, ada 817 calon pelanggan, 685 diantaranya sedang diproses.

Pengakuan dari pihak eksternal pun diperoleh Hermawan dari segi manajerial. Dalam kurun waktu setahun Hermawan menerima penghargaan dari berbagai pihak, termasuk kepedulian PDAM TP di saat pandemi Covid-19.

“Jumlah CSR yang kami sampaikan mencapai hampir Rp 600 juta, melebihi dari CSR yang kami aggarkan yakni Rp 120 juta,” jelasnya.

Direktur PDAM Tirta Perwitasari Hermawan Wahyu Utomo, ST, M.Si

Tahun inipun, PDAM TP mencetak laba bersih Rp 3.197.185.000 dengan deviden yang disetorkan ke kas daerah Rp 1.758.451.000. Sedangkan PAD yang disumbangkan sebesar Rp 1,7 milyar.

“Padahal dalam kurun waktu lima tahun ini kami tidak mendapatkan penyertaan modal,” tegas Hermawan.

Terkait dengan pencapaian itu, PDAM TP mendapatkan apresiasi dari Bupati Purworejo atas kinerja, pelayanan, serta perluasan area .

Tahun 2021 Hermawan menargetkan pengembangan terutama di wilayah Bagelen terkait adanya Badan Otorita Borobudur (BOB) dan bandara Yogyakarta International Airport.

“Tahun depan kami juga berniat
mengembangkan wilayah barat yakni Kemiri dan Butuh serta
wilayah timur yakni Bogowonto untuk jaringan pelayanan,”kata Hermawan.

Target lain yakni menambah jumlah pelanggan 2.500 dan juga penambahan debit termasuk pengeboran.

“Tahun depan kami siap memback up Proyek Strategi Nasional dan meningkatkan kinerja untuk kepuasan pelanggan melalui service excelence,” tandas Hermawan. (Dia)

Tinggalkan Balasan