Kesadaran Masyarakat Purworejo Berlalu Lintas Masih Rendah

PURWOREJO, Operasi Zebra Candi 2019 yang digelar Satuan Lantas Polres Purworejo selama 14 hari sejak 23 Oktober hingga 5 November 2019 berakhir sudah. Selama operasi, Satlantas menindak sebanyak 2.912 pelanggaran dan kejadian kecelakaan lima kasus dengan korban luka ringan.

Pelanggaran yang ditindak meliputi tidak menggunakan helm 167 kasus, melawan arus 155 kasus, berkendara sambil menggunakan HP satu kasus, pengendara di bawah umur 216 kasus, strobo lights 6 kasus, safety belt 98 kasus, surat-surat kendaraan 637 kasus, dan pelanggaran lain-lain 1.632 kasus.

Kapolres Purworejo AKBP Indra Kurniawan Mangunsong melalui Kasat Lantas AKP Marlin S Payu mengatakan, target Operasi Zebra Candi 2019 sebanyak 2.800 penindakan.

“Dari jumlah pelanggaran tersebut sebagian banyak didominasi anak di bawah umur dengan tidak memiliki surat-surat kendaraan dan tidak memiliki SIM,”kata Kasat Lantas, Rabu (6/11).

Menurut Kasat Lantas, dari hasil operasi yang dilakukan ternyata disiplin berlalu lintas di Purworejo masih rendah. Hal itu tergambar dari tindakan pelangaaran yang jumlahnya melebihi target.

Lanjut Kasat Lantas, terkait masih tingginya tindak pelanggaran berlalu lintas, khususnya para pelajar, dirinya langsung turun ke sekolah-sekolah guna melakukan sosialisasi dengan kepala sekolah dan guru.

“Ternyata sudah banyak sekolah yang melarang siswanya membawa sepeda motor ke sekolah tanpa kelengkapan surat-surat, kalau tetap ngeyel akan digembesi,”ujar Kasat Lantas.

Dalam kesempatan itu Kasat Lantas menghimbau agar para orang tua melarang anaknya membawa motor kesekolah karena belum cukup umur.

“Sebaiknya menggunakan angkutan umum atau dekat naik sepeda onthel saja,”tandas Kasat Lantas. (W5)

Tinggalkan Balasan