Kerjasama dengan Perbankan, Biaya Pasien RS Budi Sehat Bisa Dicicil

PURWOREJO, Direktur Rumah Sakit Budi Sehat Purworejo dr Putri Sayekti Mahanani, MPH, mengungkapkan, memasuki usia 3 tahun, pihaknya akan terus berinovasi dengan menjalin kerjasama dengan Bank Jateng Cabang Purworejo dan PD BPR BKK Purworejo dalam pembiayaan pasien dengan mendapatkan kemudahan pinjaman dengan dicicil. Termasuk juga sudah memprogramkan CSR.

Hal itu diungkapkan dr Putri Sayekti pada peringatan tiga tahun RS Budi Sehat, Selasa (6/11). Peringatan dihadiri Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti,SH, Dandim Letkol Infanteri Mukhlis Gasim, Ketua TP PKK Fatimah Verena Prihastyari, SE, Ketua DWP Dra Erna Said Romadhon, Pimpinan Bank Jateng Cabang Purworejo Yulistyawan, Direktur PD BPR BKK Purworejo Heru Sudibyo SE MM, dan instansi terkait.

Dikatakan, sejak RS Budi Sehat berdiri pihaknya telah mengajukan kerjasama dengan BPJS, sesuai dengan prosedur yang ada yakni assesment, standar pelayanan, kualitas sumber daya manusia, fasilitas kesehatan, Surat Izn Praktek dokter, hingga survai tingkat kepuasan pasien.

“Sedangkan upaya perbaikan terus dilakukan, dan juga terus berkoordinasi dengan Kantor Cabang BPJS Kesehatan Kebumen yang membawahi wilayah Kabupaten Purworejo,”tegasnya.

Dikatakan, banyak pasien RS Budi Sehat yang menggunakan JKN, namun terpaksa belum bisa dilayani. Selama ini yang terlayani kesehatan baru masyarakat umum dan warga miskin yang terdatar dalam Jamkesda.

“Kami ingin melayani sepenuh hati dengan semua masyarakat, termasuk peserta JKN. Semoga dalam waktu dekat bisa terwujud kerjasama antara RS Budi Sehat dengan BPJS,” harap dr Putri.

Sementara itu Wabup Yuli Hastuti menyatakan mendukung upaya RS Budi Sehat untuk terus mengembangkan inovasi dan berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan, sehingga pasien JKN dapat juga terlayani.

“Untuk menjalin kerjasama dengan BPJS, agar Dinkes bisa membantu menjembatani. Prosedur yang sudah dilalui dan sudah dilengkapi, agar disampaikan kepada BPJS, sehingga harapan masyarakat Purworejo sehat bisa terwujud dengan adanya kemitraan pemerintah, BPJS, dan semua rumah sakit.

Menurut Wabup, RS swasta bukan rival, melainkan mitra kerja pemerintah. RS pemerintah tidak akan bisa diansalkan untuk menampung seluruh pasien dan melayani kesehatan mereka.

Pada kesempatan itu Wabup Yuli Hastuti dan semua tamu undangan melakukan medical chek up, peninjauan fasilitas RS Budi Sehat, dan penandatanganan komitmen bersama kesuksesan akreditasi SNARS. (**)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *