Jemput Bola Layani Dokumen Kependudukan, Dindukcapil Sisir 16 Desa Terpencil di Pituruh

PURWOREJO, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Purworejo berhasil menyisir 16 desa terpencil di Kecamatan Pituruh untuk “menjemput” warga yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik. Penyisiran dilakukan secara maraton selama 8 hari kerja mulai 23 April lalu dan selesai Senin (7/5) kemarin.

Setiap hari Dindukcapil menerjunkan dua tim ke dua desa yang berbeda. Tiap tim berjumlah empat orang, masing-masing dilengkapi peralatan perekaman KTP Elektronik. Ke-16 desa yang disasar yaitu Somogede, Kalijering, Pamriyan, Wonosido, Kaligintung, Kaligondang, Kesawen, Sawangan, Kedung Batur, Polowangi, Brengkelan, Wonoyoso, Kalikotes, Prapaglor, Tasikmadu dan Keburusan.

Meskipun jumlah warga yang terjaring tidak begitu signifikan, namun kegiatan jemput bola itu dirasakan manfaatnya oleh warga. Pasalnya, desa-desa yang didatangi petugas lokasinya jauh dari kantor kecamatan atau Dindukcapil.

Kepala Dindukcapil Kabupaten Purworejo, Sukmo Widi Harwanto, SH, MM yang dihubungi menjelaskan, dalam program jemput bola itu, pihaknya sengaja memilih desa-desa yang lokasinya jauh dan sulit terjangkau.

Dikatakan, selain untuk mempercepat program kepemilikan KTP Elektronik, kegiatan jemput bola itu juga untuk meringankan beban warga. Mereka tidak lagi harus menempuh jarak yang jauh karena petugas kami yang datang ke mereka.

“Memang jumlah warga yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik tidak banyak. Tapi program jemput bola itu tidak hanya melayani KTP, tapi juga dokumen kependudukan lainnya, seperti KK, KIA dan akte kelahiran,”jelas Sukmo, Selasa (8/5).

Menurut Sukmo, kegiatan jemput bola itu dilakukan berbasis data pemilih dari KPU Purworejo. Program itu antara lain bertujuan untuk ikut menyukseskan Pilkada Serentak 2018.

Namun diakui, di lapangan masih ada warga yang tidak berada di tempat karena bekerja di luar daerah, bahkan ada yang di luar negeri.

Hingga hari ketujuh program jemput bola itu petugas berhasil melakukan perekaman KTP Elektronik sebanyak 133 orang, 494 pencetakan KTP Elektronik, 386 KK, 86 KIA, 85 akta kelahiran dan 38 akta kematian. (Nas)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *