Jelang Buka Kelas Industri, SMK Nurussalaf Kirim Guru ke Mitsubishi Training Center

KEMIRI, Selama masa pandemi Covid-19, SMK Nurussalaf Kemiri memanfaatkannya untuk memperbaiki fasilitas sekolah termasuk mematangkan rencana untuk membuka kelas industri. Hal itu disampaikan oleh Kepala SMK Nurussalaf Kemiri, Khoirul Adlan, S.Pd.I, M.Pd.I di ruang kerjanya, Kamis (30/7). 

Tentang rencana membuka kelas industri, pihak sekolah telah menyiapkan SDM dengan cara mengirimkan guru  dari program keahlian Teknik Kendaraan Ringan untuk mengikuti pelatihan di Mitsubishi Training Center Kebumen. 

Menurut Khoiril, secara bergantian dirinya mengirimkan guru yang berkompeten untuk mengikuti pelatihan tersebut. “Ini merupakan upaya penjajakan dengan Mitsubishi sebelum nantinya benar-benar terealisir,” ucapnya. 

Ke depan, Khoiril berharap seleksi siswa yang memiliki kompetensi tinggi dan akan disalurkan ke dunia industri mitra, dapat dilakukan mulai siswa tersebut duduk di kelas X, sehingga dapat diarahkan secara intens.

Sampai sekarang, lanjut Khoiril, dirinya telah mengirim 13 guru untuk mengikuti pelatihan masing-masing selama sebulan. Saat ini, kata Khoiril, sekolah harus melakukan kerjasama atau mitra sebagai bentuk link and match antara sekolah dan dunia industri.

“Ini merupakan tuntutan yang tidak bisa kita hindari agar mampu bersaing,” lanjutnya.

Tentang kuota siswa baru, Khoiril bersyukur, meski masa pandemi dan dilakukan pendaftaran secara online, namun sekolahnya yang memiliki 5 program keahlian mampu memenuhi kuota. Jumlah siswa seluruhnya hampir  mencapai 700 siswa. Sebanyak 160 diantaranya merupakan siswa yang menghuni pondok pesantren. 

Berkaitan dengan syarat masuk pesantren, Khoiril menegaskan, calon santri harus membawa surat keterangan sehat dari puskesmas untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. 

“Alhamdulillah mereka sehat dan dapat mengikuti sekolah secara daring,” pungkasnya. (Dia)

One comment

Tinggalkan Balasan