Izin Eksplorasi dan Operasi Produksi Pertambangan Sementara Dihentikan

PURWOREJO, Untuk sementara waktu izin eksplorasi dan operasi produksi pertambangan di Kabupaten Purworejo dihentikan, menyusul terbitnya Undang-undang No 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-undang No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

“Untuk sementara dihentikan sambil menunggu PPnya (Peraturan Pemerintah-Red),” kata Kepala Cabang Dinas ESDM Wilayah Serayu Selatan Panut Priyanto, ST, MT, di kantornya, Senin (9/11).

Panut Priyanto yang didampingi Kasi Geologi Mineral dan Batubara, Ayu Septiana, ST, lebih lanjut menjelaskan, selama ini izin eksplorasi dan operasi produksi dikeluarkan oleh Gubernur, sesuai dengan UU Nomor 4 Tahun 2009.

Dijelaskan, berdasarkan UU Nomor 3 Tahun 2020 pasal 35 ayat 1, usaha pertambangan dilaksanakan berdasarkan Perizinan Berusaha dari pemerintah pusat. 

Sedang di pasal 35 ayat 4 disebutkan, pemerintah pusat dapat mendelegasikan kewenangan pemberian perizinan berusaha kepada Pemerintah Daerah Provinsi.

“Penjelasan lebih lanjut mengenai pendelegasian wewenang kita tunggu PPnya. Nanti kalau PP sudah terbit, baru izin pertambangan kita buka lagi,” tandas Panut.

Dijelaskan, yang dihentikan sementara hanya sebatas izin baru. Sedangkan perpanjangan dan peningkatan dari eksplorasi ke operasi produksi tetap berjalan.

Panut mengingatkan, salah satu poin untuk dapat diperpanjang yaitu pengusaha tertib dalam pembayaran pajak, baik PPn dan PPh maupun Pajak Produksi kepada Pemda Kabupaten/Kota.

“Jika ada pengusaha yang bermasalah mengenai Pajak Produksi, kami pasti tahu karena kami dapat tembusannya. Dan kepatuhan membayar pajak jadi dasar pertimbangan untuk memperpanjang izin atau tidak,” tegas Panut.

Sementara itu Kasi Geologi Mineral dan Batubara, Ayu Septiana, ST menambahkan, untuk menjamin dilaksanakannya ketentuan operasional penambangan, tiap tahun Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah menggelar lomba penerapan Good Meaning Praktice. Pesertanya semua pemegang Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP).

“Tahun ini juaranya CV Seno Watu Aji dari Purworejo,” jelas Ayu Septiana. (Nas)

Tinggalkan Balasan