Hadapi Musim Penghujan, Warga Kalirejo Gotong Royong Bersihkan Tiga Sungai

BAGELEN, Menghadapi musim penghujan, Tim Pengendali Sampah (TPS) Desa Kalirejo, Kecamatan Bagelen, Minggu (27/10) menggelar bakti sosial (baksos) berupa bersih sampah di hilir Sungai Kedhung Menjangan, Sungai Kahuripan dan Sungai Keposong, ketiganya berada di Desa Kalirejo. Bersih sampah melibatkan sekitar 50 orang, terdiri atas Tim Pengendali Sampah (TPS) Desa Kalirejo, ibu-ibu Dawis Dusun Kahuripan dan Kedhung Menjangan Desa Kalirejo, Paguyuban Warga Kalirejo (Pawaka) dan komunitas Laskar Bagelen.
Sampah yang berserakan di aliran sungai itu dibersihkan beramai-ramai dengan peralatan sederhana. Sampah yang berasal dari buangan rumah tangga itu berupa dedaunan, kayu, botol bekas air mineral, plastik dan berbagai sampah residu lainnya.

“Kebetulan ketiga sungai itu dalam keadaan kering, sehingga kami mudah membersihkannya,”kata Ketua TPS Desa Kalirejo, Faturohim (36), di sela-sela kegiatan.

Dijelaskan, Tim Pengendali Sampah berdiri pada 2018. Pada awalnya dibentuk sebagai Bank Sampah yang hanya menampung dan mengelola sampah dari warga.Dalam perjalannya Pemerintah Desa Kalirejo berinisiatif mengubah Bank Sampah menjadi Tim Pengendali Sampah dengan pengelola dan manajemen yang diperbarui.

“Harapannya tidak hanya fokus pada penanganan sampah yang laku dijual, tapi juga bisa mengendalikan dan mengatasi masalah sampah yang ada di Desa Kalirejo,”jelas Faturohim.

Lebih jauh diungkapkan, ke depan pihaknya ingin tidak hanya mengubah sampah menjadi uang, tapi sekaligus mengubah sampah jadi sesuatu yang lebih bernilai dan bermanfaat. Misalnya menciptakan berbagai kerajinan yang berasal dari sampah.

Untuk mewujudkan semua itu TPS berencana mengundang narasumber atau pelatih untuk melatih ketrampilan warga dalam memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang lebih bernilai. Selain itu juga melakukan studi banding ke daerah lain.
Untuk sampah residu yang tidak dapat dimanfaatkan, ke depan kami akan bekerja sama dengan TPA dan Dinas Lingkungan Hidup untuk penanganannya. Sedang untuk sampah organik, bersama Pemdes akan mengedukasi warga untuk bisa memanfaatkan sebagai penunjang kesuburan tanah

Sementara itu Sekretaris Desa Kalirejo, Taufik Suhardi (37) menyatakan sangat mengapresiasi inisiatif Paguyuban Warga Bagelen dan semua pihak yang ikut kegiatan baksos bersih sampah tersebut.

“Harapan kami kegiatan seperti ini dilakukan secara terus menerus dan konsisten. Jangan cuma sekali saja. Dan yang tidak kalah penting adalah edukasi ke masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Juga supaya produksi sampah di setiap rumah tangga bisa dikurangi, terutama sampah anorganik (yang tidak bisa di urai) seperti plastik,”pungkasnya. (Win)

Tinggalkan Balasan