Grafik Kasus Covid-19 Terus Naik, Positif Tambah 16, Meninggal Dunia 2 Orang

PURWOREJO, Grafik warga Purworejo yang terkonfirmasi positif Covid-19 naik lagi hari ini, Selasa (27/10) dengan bertambahnya 16 orang. Mereka berasal dari delapan kecamatan yakni Kecamatan Kutoarjo (5), Bener (3), Purworejo dan Purwodadi masing-masing dua orang. Adapun empat kecamatan lainnya masing-masing satu orang yakni Kecamatan Grabag, Butuh, Loano, dan Kaligesing.

Kabag Humas dan Protokol Setda Purworejo Rita Purnama, SSTP, MM mengutip laporan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Tolkha Amaruddin, Sp.THT,KL menyebutkan, dari 16 orang itu, jumlah laki-laki dan perempuan berimbang yakni masing-masing delapan orang.

Rentang usia termuda berusia delapan tahun dan tertua yakni 61 tahun. Selain itu juga terindikasi ada tiga orang yang merupakan satu keluarga berasal dari Kecamatan Kutoarjo.

Dari 16 orang tersebut, satu orang dinyatakan meninggal berasal dari Kecamatan Loano, satu orang menjalani perawatan di rumah sakit dan sisanya atau 14 orang menjalani isman. Satgas Penanganan Covid-19 hari ini juga merilis satu orang yang positif Covid-19 tanggal 23 Oktober, hari ini meninggal dunia yakni S (laki-laki) warga Kecamatan Loano.

Rincian warga yang dinyatakan positif Covid-19 hari ini terdiri atas lima warga Kecamatan Kutoarjo yakni PP (58, laki-laki), HHA (13, laki-laki), AHR (20, laki-laki), FHR (8, laki-laki), dan AW (47, perempuan).

Tiga warga Kecamatan Bener yakni SJ (11, laki-laki), Nga (53, laki-laki), dan BCOL (13, perempuan). Dua warga Kecamatan Purworejo yakni SL (27, perempuan) dan MI (61, laki-laki). Dua warga Kecamatan Purwodadi yakni TSH (44, perempuan) dan RW (31, perempuan).

Adapun warga Kecamatan Grabag yakni AMP (19, perempuan), Kecamatan Butuh yakni RRUP (23, perempuan), Kecamatan Kaligesing yakni FIL (17, laki-laki). Sedangkan warga Loano yang meninggal yakni Y (51, perempuan).

Dengan tambahan itu, sampai hari ini total ada 832 warga Purworejo yang terpapar virus Corona, 697 diantaranya sudah sembuh total, 93 orang menjalani isolasi mandiri, 32 orang meninggal, dan hanya tujuh orang yang dirawat karena adanya penyakit penyerta (komorbid).

Rita menyebut, hingga kini telah dilakukan swab sebanyak 6.442, hasil negatif sebayak 5.373. Sedang menunggu hasil swab sebanyak 253 orang atau berkurang 25 orang dari hari sebelumnya.

Mengutip yang disampaikan Pjs Bupati Yuni Astuti, masyarakat diminta untuk mendukung perjuangan tenaga medis dengan tidak pernah mengendurkan prokes pada setiap kegiatan terutama saat berada di luar rumah. (Dia)

Tinggalkan Balasan