Grade PDAM Tirta Perwitasari Naik Secara Nasional, dari 106 Jadi 61

PURWOREJO, Peringatan HUT ke-44 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo dilaksanakan bersamaan dengan peresmian Gedung Teknik oleh Bupati Purworejo Agus Bastian, SE, MM, Senin (31/12). Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita bersama Bupati, Wakil Bupati Yuli Hastuti, SH, Ketua DPRD Ir Luhur Pambudi, MM, dan Direktur PDAM Tirta Perwitasari, Hermawan Wahyu Utomo, ST.
Direktur PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Hermawan Wahyu Utomo ST mengatakan dalam rangka HUT ke-44, PDAM melaksanakan berbagai kegiatan seperti donor darah keluarga besar PDAM, pembagian bibit kepada pelanggan, pemberian kontribusi dan bantuan kepada desa – desa tempat sumber air PDAM, pemberian bantuan pendidikan bagi siswa yang berprestasi dan kurang mampu di SMAN 1 Purworejo, pemberian bantuan kepada Panti Sosial Jiwa di Plandi dan pemberian bantuan bencana alam longsor di daerah Loano.
Disebutkan juga PDAM Tirta Perwitasari pada usia ke 44 mendapat kado istimena yaitu berhasil menaikkan grade dari rangking 106 pada tahun 2017, menjadi rangking ke 6I nasional (2018) sebagai PDAM kategori “PDAM Sehat” dari penilaian Kementrian PUPR melalui Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM).
“Juga meraih kategori PDAM Baik dari penilaian BPKP, pada tahun 2018 dengan dasar penilaian meliputi 4 kriteria, yakni keuangan, pelayanan, operasional dan sumber daya manusia,”kata Hermawan Wahyu Utomo.
Dalam kesempatan itu juga diungkapkan, pada tahun 2018 selain Pembangunan Gedung Teknik, renovasi pagar juga melakukan pembangunan dan renovasi sistem peralatan-peralatan produksi seperti pembangunan IPA Boro 1 dan Boro 2, pembuatan Reservoar kapasitas 500M2 di Cabang Kutoarjo, pembangunan Reservoar di Tuksongo, pembangunan Reservoar di Desa Condongsari Banyuurip, pengeboran ulang (Redrilling di pakis dan Condongsari Banyurip) sehingga saat ini wilayah-wilayah yang dulu PDAM belum bisa memasang sambungan baru seperti Kecamatan Purworejo, Banyuurip, Bayan, Loano, Purwodadi, Kutoarjo dan Butuh sekarang mampu untuk menambah pemasangan baru.
“Alhamdulillah juga pada akhir tahun 2018 ini PDAM Tirta Perwitasari berhasil menaikkan lagi keuntungan dan deviden kepada Pemerintahan Daerah Kabupaten Purworejo sebesar 19,5 % dari tahun sebelumnya. Selanjutnya untuk pengembangan (ekspansi) kami ke wilayah Purworejo Selatan yaitu daendeles dalam rangka persiapan adanya bandara internasional Yogyakarta, kami membutuhkan dukungan eksekutif dan legislatif,” ucap Hermawan.

Sementara dalam sambutannya Bupati Agus Bastian mengatakan
peringatan hari ulang tahun hendaknya tidak hanya dimaknai secara simbolis dan menjadi rutinitas tahunan semata, namun merupakan momentum yang baik untuk melakukan evaluasi dan refleksi, agar mengetahui kekurangan dan kelebihan, sehingga mampu mewujudkan kondisi yang lebih baik di masa-masa mendatang.
Jika belum sepenuhnya bisa dilaksanakan, kata Bupati, maka secara jujur kita harus melakukan introspeksi diri di mana titik-titik kelemahannya sebagai bahan evaluasi untuk menjadi target yang tidak boleh gagal di tahun berikutnya. Dan bila hal itu tercapai, hendaknya dibuat target baru atau program baru yang lebih tinggi sesuai dengan potensi dan kapasitas yang ada.
Dalam usia yang ke 44 ini, PDAM Tirta Perwitasari harus terus berkomitmen membangun dan menyempurnakan sistem pelayanan publik yang optimal secara bertahap kepada pelanggan/konsumen, serta masyarakat Kabupaten Purworejo, sesuai dengan Visi PDAM yakni “Terwujudnya pelayanan air minum yang prima bagi masyarakat”.
“Relevan dengan hal itu saya berharap, agar seluruh karyawan dan karyawati PDAM Tirta Perwitasari, untuk lebih meningkatkan kualitas SDM, dan meningkatkan optimalisasi pelayanan prima kepada masyarakat,” kata bupati. (W5)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *