Diduga Kangen, Seorang Ayah Gantung Diri Kenakan Seragam Sekolah Anaknya

KUTOARJO, Diduga gara-gara rindu ingin ketemu dengan anaknya, Susiyanto (51) warga RT 02 RW 03 Desa Kebondalem, Kecamatan Kutoarjo, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Sabtu (29/9). Ironisnya, saat gantung diri Susiyanto mengenakan seragam sekolah milik anaknya.
Kapolsek Kutoarjo AKP Suwito menjelaskan, korban ditemukan tergantung dengan seutas tali tambang dikalungkan ke atas tiang penyangga rumah. Jarak dari tiang ke lantai kurang lebih 2 meter. “Korban ditemukan oleh Kerot,” kata AKP Suwito, Sabtu (29/9).
Dituturkan, sejak pagi Kerot tidak melihat keberadaan korban. Karena penasaran sekitar pukul 06.00 WIB, Kerot masuk ke rumah Susiyanto dan melihat korban sudah tergantung di salah satu tiang rumah.
Kerot kemudian memberitahukan kejadian itu kepada tetangganya, Parsidi (45) dan Rini (38). Kerot juga meminta tolong agar melaporkan kejadian itu ke Polsek Kutoarjo.
Anggota Polsek Kutoarjo yang mendapat laporan kemudian mendatangi lokasi kejadian bersama tim medis bidan Desa Kebondalem Samini. Namun saat petugas Polsek Kutoarjo dan bidan desa datang ke lokasi korban sudah diturunkan.
Dari hasil pemeriksaan oleh bidan desa ditemukan cairan sperma dan feses yang keluar dari kelamin dan dubur korban serta bekas jeratan tali pada leher korban sesuai tanda orang yang meninggal gantung diri.
“Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban dan keluarga bisa menerima dan kejadian tersebut adalah musibah, “tutur Kapolsek Kutoarjo.
Menurut Kapolsek Kutoarjo, berdasarkan keterangan sejumlah saksi penyebab korban gantung diri memakai seragam sekolah karena diduga rindu pada anaknya yang sudah 2 tahun tidak pulang ke rumah. (W5)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *