Dari Dialog Interaktif KNPI, Generasi Muda Agar Bijak Gunakan Medsos

PURWOREJO, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Purworejo mendorong agar generasi muda bijak dalam menggunakan media sosial (Medsos). Dorongan itu diawali dengan menggelar kegiatan Dialog Interaktif bertajuk Penggunaan Medsos Secara Sehat, Kamis (7/6).

Kegiatan berlangsung di Hotel Ganesha Purworejo diikuti seratusan peserta dari unsur organisasi kepemudaan (OKP) se-Kabupaten Purworejo dan Masyarakat Anti Fitnah (Mafindo) Purworejo.

Dalam dialog itu para peserta diminta menyajikan fakta-fakta masalah terkait Medsos serta merumuskan solusinya bersama dua narasumber, yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Purworejo, Sigit Budi Mulyanto MM, dan Divisi Literasi dan Edukasi Mafindo Purworejo, Yani.

“Dialog interaktif ini merupakan program kedua yang direalisasikan oleh Bidang Kominfo DPD KNPI, setelah belum lama ini menggelar lomba foto,” kata Muhammad Musyafa, Ketua DPD KNPI Purworejo.

Diungkapkan, penggunaan Medsos secara tidak sehat di kalangan remaja saat ini sangat memprihatinkan. Banyak dampak negatif yang ditimbulkan akibat perilaku itu, antara lain ancaman paham radikalisme.

“Penyebaran radikalisme melalui Medsos lebih berbahaya dibandingkan penyebaran secara langsung. Bahkan, Medsos dapat merusak generasi muda setara dengan narkoba,” ungkapnya.

Sementara itu, Sigit Budi menyatakan apresianya terhadap komitmen KNPI untuk mendukung pemerintah dalam memerangi hoax serta penggunaan Medsos secara sehat.

“Kami menyadari bahwa pemerintah tidak bisa melangkah sendiri. Butuh peran seluruh elemen masyarakat, khususnya pemuda,” ungkapnya.

Kabid Kepemudaan dan Olahraga Dindikpora Kabupaten Purworejo Netra Asmara Sakti, mengungkapkan,
banyak dampak positif dari adanya kemajuan teknologi informasi dan Medsos.

“Mari kita arahkan orang-orang di sekitar kita untuk menggunakannya secara bijak. Pemuda harus bisa mewarnai,” katanya. (Nas)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *