Dana Insentif untuk Ketua RT dan Ketua RW, Ini Syarat Pencairannya

PURWOREJO, Dana insentif bagi ketua RT dan ketua RW untuk kelurahan sebesar Rp 250.000 perbulan saat ini sudah bisa dicairkan. Sedang untuk ketua RT/RW desa baru bisa dicairkan setelah 25 April mendatang. Demikian ditegaskan Kabid Kapasitas, Kelembagaan Administrasi dan Sistem Informasi Desa Dinpermasdes Kabupaten Purworejo, Bagas Adi Karyanto, S.Sos, MM, di ruang kerjanya, Jumat (14/3).

“Tetapi sampai saat ini untuk kelurahan belum ada yang mencairkan. Padahal seharusnya pencairannya tiap bulan sejak Januari 2020,” jelasnya.

Menurut Bagas, sesuai dengan Peraturan Bupati Nomer 73 Tahun 2019 tentang Pemberian Insentif Ketua RW dan Ketua RT, untuk ketua RT/RW di desa insentif diberikan setiap catur wulan. Untuk pencairan tahap pertama dilakukan setelah tanggal 25 April mendatang.

Sebelum dicairkan, lanjut Bagas, setiap ketua RT dan ketua RW mengajukan laporan bukti kinerja dengan mengisi blangko yang telah disediakan. Laporan bukti kinerja berisi sedikitnya tiga kegiatan yang telah dilaksanakan tiap bulan.

“Kegiatan yang dilaporkan bisa berupa pertemuan, kerja bakti, pemberdayaan. Bahkan penyelesaian masalah warga juga bisa dilaporkan. Jika kegiatan yang dilaporkan kurang dari tiga, insentif yang diterima hanya 50%,” ungkapnya.

Dijelaskan, dana insentif ketua RT/RW di kelurahan masuk di Daftar Prioritas Anggaran (DPA) kecamatan dengan nama Biaya Jasa Tenaga Perseorangan. Sedang yang di desa masuk lewat transfer ke APBDes dengan nama Bantuan Keuangan untuk Insentif Desa.

Bagas menghimbau agar tiap ketua RT/RW membuat catatan kegiatan di buku RT/RW yang serupa dengan yang dilaporkan. Sehingga jika ada verifikasi datanya tidak berbeda. (Nas)

Tinggalkan Balasan