Dana Hibah RAPBD 2020: KPU Terima Rp 40 M, Bawaslu Rp 11 M, Polres Rp 2 M dan Kodim Rp 1 M

PURWOREJO, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Purworejo tahun 2020 direncanakan defisit sebesar Rp 188.691.730.311 akibat dua pos pendapatan daerah yaitu Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Keuangan Provinsi direncanakan Rp 0. Hal itu dinyatakan Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM dalam penyampaian Raperda APBD 2020 dalam rapat paripurna Dewan, Rabu (9/10).

Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Dion Agasi Setyabudi S.Kom, M.Si itu Bupati mengungkapkan, DAK direncanakan Rp 0 karena Perpres tentang rincian APBN 2020 atau Peraturan Menkeu mengenai alokasi DAK 2020 belum diterbitkan. Sedang Bantuan Keuangan dari Provinsi Rp 0 karena belum dianggarkan dalam APBD Provinsi Jateng.
Lebih rinci disebutkan, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp 1.890.442.280.248. Sementara belanja daerah direncanakan sebesar Rp 2.079.134.010.559. Sehingga terjadi defisit sebesar Rp 188.691.730.311.

“Defisit tersebut ditutup dari Penerimaan Pembiayaan yang terdiri atas SiLPA sebesar Rp 146.691.730.311, penerimaan pinjaman daerah Rp 40 miliar dan penerimaan kembali pemberian pinjaman Rp 2 miliar,”tandas Agus Bastian.

Dijelaskan, pendapatan daerah yang direncanakan sebesar Rp 1.890.442.280.248 berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp 327.075.554.248, dana perimbangan Rp 986.985.472.000 dan lain-lain pendapatan yang sah Rp 576.381.254.000.
Sementara itu belanja daerah yang direncanakan sebesar Rp 2.079.134.010.559 terdiri atas belanja tak langsung Rp 1.302.862.564.382 dan belanja langsung Rp 776.271.446.177.

Belanja tidak langsung antara lain digunakan untuk belanja pegawai Rp 670.236.504.565, belanja bunga atas pinjaman daerah 2020 untuk pembangunan Pasar Purworejo sebesar Rp 850 juta, belanja hibah Rp 71 miliar lebih dan lain-lain.

Belanja hibah direncanakan Rp 71,2 M antara lain diberikan kepada KPU Purworejo sebesar Rp 40,3 M, Bawaslu Rp 11,7 M, Polres Rp 2 M dan Kodim 0708 Rp 1 M. Bantuan hibah tersebut terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Belanja hibah kepada badan/lembaga/organisasi sebesar Rp 10, 6 M diberikan kepada KONI sebesar Rp 1,5 M, Pramuka Rp 650 jut, bantuan sekolah swasta Rp 3,4 M, Dekopinda Rp 233 juta, BAZNAS Rp 383,8 juta. (Nas)

Tinggalkan Balasan