Coffee Morning Bersama Media, Dandim Siap Diingatkan Jika Berbuat Salah

PURWODADI, Bersatunya TNI, media, dan komunitas off road Purworejo akan memberikan sinergi yang hebat terutama saat terjadinya bencana di suatu wilayah di Purworejo. Demikian diungkapkan oleh Dandim 0708 Purworejo Letkol Inf Lukman Hakim, S.Sos, M.Si dalam acara coffe morning yang digelar di Aula Kharisma, Pantai Jati Malang, Sabtu pagi (24/10).

Selain dihadiri puluhan awak media, pihak Kodim juga menggandeng pengurus komunitas Indonesia Offroad Federation (IOF) Purworejo. Disamping sebagai ajang silaturahmi antar tiga unsur, acara itu juga dijadikan sebagai sarana saling sharing baik oleh Kodim, Pewarta, maupun IOF.

Penasehat IOF Purworejo Harjanto menyebut, IOF tidak semata sebagai organisasi hobi, melainkan juga organisasi sosial. IOF Purworejo, katanya, kerap membantu masyarakat yang terkena bencana. “Nanti kalau sudah mulai musim hujan kami berencana menanam pohon,” ujar Harjanto yang dijuluki Ki Lurah Off-road itu.

Dandim, awak media dan anggota IOF foto bersama di depan patung Dewa Ruci

Di sisi lain Dandim 0708 Purworejo Lukman Hakim menyebut, saat pertama bertugas di Purworejo, dirinya langsung mengecek satu per satu unsur-unsur yang akan terlibat saat terjadi bencana. Salah satunya yakni IOF Purworejo yang dinilainya memiliki potensi yang bagus kala diajak berkoordinasi.

“Berdasarkan data, Purworejo merupakan salah satu wilayah yang paling komplet bencananya, termasuk yang paling sering yakni bencana longsor dan banjir. Jadi saya harus memetakan kesiapan semua unsur secara detil, sehingga ketika bencana terjadi semua sudah siap dan tahu apa yang harus dilakukan,” ucap Lukman saat dihubungi secara terpisah.

Lukman menilai, kegiatan semisal apel siaga yang dilakukan beberapa waktu lalu merupakan bentuk kesiapan semua unsur yang terlibat saat menangani bencana. “Untuk itu saya harus cek satu per satu agar semuanya berjalan lebih baik dari waktu sebelumnya ,” tegasnya.

Lukman juga menyediakan diri untuk ditegur oleh media bila dirinya dirasa tidak benar dalam melangkah. “Silakan tegur saya bila dirasa langkah saya salah. Saya akan senang bila diingatkan,” pungkasnya. (Dia)

Tinggalkan Balasan